Lulusan Kejar Paket Dilarang Ikuti UN Reguler

Kamis, 12 Januari 2012 | 10:54 WIB

KOTA – Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang melarang siswa lulusan kelompok belajar (kejar) dilarang mengulang dengan mengikuti ujian nasional (UN) untuk jenjang pendidikan yang setara.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Rembang Dandung Dwi Sucahyo di Rembang, Kamis (12/1) menjelaskan pelarangan itu dimaksudkan untuk menegaskan bahwa ijazah yang didapat dari pendidikan informal bobotnya sama dengan ijazah pendidikan formal.

Dandung menjelaskan kejar paket adalah program pendidikan informal dengan jenjang sama yang sama dengan pendidikan formal. Untuk kejar paket yakni paket C setara dengan SMA dan sederajat, paket B setara SMP dan sederajat, dan paket A setara SD dan sederajat.

Berdasarkan evaluasi pelaksanaan UN selama tiga tahun terakhir, ungkap dia, ternyata masih banyak mereka yang sudah lulus kejar paket C kembali mengikuti UN dengan maksud agar mendapatkan ijazah pendidikan formal SMA maupun SMK.

“Padahal, mereka sebenarnya sudah punya ijazah paket C yang setara dengan ijazah pendidikan formal SMA. Kalau ikut UN lagi, berarti mereka memiliki dua ijazah. Anggapan mereka ijazah pendidikan formal lebih bagus,” kata Dandung seusai sosialisasi pertama pelaksanaan UN 2012 kepada seluruh jajaran kepala SD/MI/SDLB, SMP/MTs/SMPLB, dan SMA/MA/SMK se Kabupaten Rembang di Aula PKPRI Rembang.

Ia menegaskan ijazah pendidikan formal sama bobotnya dengan ijazah pendidikan non-formal, termasuk dalam peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun untuk mencari pekerjaan.

Oleh karena itu, mulai 2012, mereka yang sudah lulus kejar paket tidak boleh mengulang ikut UN lagi untuk jenjang yang sama. “Misalnya, lulusan paket A ikut UN SD dan paket B mengikuti UN SMP itu tidak boleh,” kata dia.

Ia juga mengatakan larangan itu juga disampaikan pada kepala sekolah dalam sosialisasi tersebut. “Ini salah satu yang membedakan dengan mekanisme pelaksanaan UN tahun ini dengan tahun sebelumnya,” kata dia.

Namun, kata dia, bagi peserta didik yang tidak lulus UN dan belum berpindah jalur ke program kejar paket diperbolehkan mengikuti UN dengan mendaftar di sekolah asal, dengan catatan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Menurut Dandung, ujian nasional untuk jenjang SMA/MA akan digelar pada 16-19 April 2012, sedangkan UN SMK pada 16-18 April 2012. Adapun ujian nasional SMP/MTs akan digelar pada 23-26 April 2012.

Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang mencatat, ujian nasional tahun ajaran 2011/2012 akan diikuti oleh masing-masing sebanyak 9.169 siswa SD, MI (934), SDLB (6), 6.269 siswa SMP, MTs (2.826), dan SMPLB (5). Adapun UN tingkat SMA/MA/SMK akan dikuti masing-masing oleh sebanyak 3.625 orang siswa SMA/MA dan 1.957 siswa SMK. (Puji)

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. Ipoeng Lopha

    November 30, 2013 at 4:21 pm

    saya sebagai masyarakat awam tentang hukum.menayakan apakah surat keterangan lulus itu sama bobot nya dengan ijasah/sttb/atau surat berpenghargaan sama dengan ijasah…apa dasar hukum nya

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan