Jawara Nasional Novel dari Rembang

Jumat, 9 November 2012 | 18:23 WIB

SMA Negeri 1 Rembang

Rembang – MataAirRadio.net  Prestasi membanggakan ditorehkan pelajar asal Kabupaten Rembang. Rizka Ayu Damayanti, pelajar kelas satu SMA Negeri 1 Rembang, mencatatkan namanya sebagai jawara pertama Lomba Penulisan Naskah Buku Pengayaan 2012, yang diselenggarakan Badan Pengembangan dan Penelitian Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Rizka yang ditemui reporter MataAir Radio, Jumat (11/9) pagi mengatakan, dalam lomba itu ia mengirimkan novel setebal 149 halaman berjudul “Secercah Pelita Menembus Kegelapan” saat ia sedang akan lulus dari bangku SMP.
Tak disangkanya, novel yang menurutnya digarap selama tiga bulan itu, justru masuk dalam tiga terbaik dari sekitar 800 naskah yang diterima Kementerian Pendidikan. Setelah dipresentasikannya awal pekan ini, naskahnya lah yang ditasbihkan menjadi terbaik pertama.

Dalam karyanya itu, putra pasangan Temok Joko Susilo dan Sudaryanti, warga RT 8 RW 2 Desa Ketanggi Kecamatan Rembang itu, mengisahkan seorang gadis yang ingin membuktikan kepada teman-teman dan gurunya, bahwa keberhasilan seseorang tidak ditentukan oleh genetika atau faktor gen, tetapi melalui melalui usaha keras dan atas kehendak Allah.
Wakil Kepala Bidang Humas SMA Negeri 1 Rembang, Nurjanah menambahkan, apa yang diraih salah seorang putra didiknya itu menjadi kebanggaan sekolah. Pihaknya berjanji akan memberikan penghargaan setimpal kepada remaja kelahiran 5 September 1997 itu.

Sementara itu, Rizka Ayu Damayanti berharap bisa membagikan semangat dan kisah dalam novel yang dinilainya menginspirasi itu kepada MataAir Muda di 105,1FM MataAir Radio, Sabtu, 17 November mendatang. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan