Ditarik Iuran Mobil Rp1,25 juta, Wali Siswa SMK Negeri Sedan Keberatan

Selasa, 22 Oktober 2013 | 15:53 WIB

 

Siswa SMK Negeri 1 Sedan. (Foto:smkn1sedan.sch.id)

Siswa SMK Negeri 1 Sedan. (Foto:smkn1sedan.sch.id)

SEDAN, MataAirRadio,net – Sejumlah wali siswa SMK Negeri 1 Sedan mengaku keberatan untuk membayar iuran pembelian mobil praktek dan operasional sebesar Rp1,25 juta per siswa. Mereka berdalih jumlah itu terlalu besar untuk konteks masyarakat di wilayah Sedan dan sekitarnya.

Seorang wali siswa yang enggan disebut namanya mengatakan, penarikan iuran yang ditetapkan melalui rapat antara orang tua siswa, pihak sekolah, serta komite ini, memberatkan. Mereka berharap tarikan ini ditiadakan saja.

Sebenarnya ketika rapat tersebut, beberapa wali siswa sempat menyampaikan secara langsung keberatan mereka. Namun keberatan dari wali siswa ini tidak digubris dan kenyataannya sumbangan tersebut tetap dibebankan. Memang, besarnya iuran dari setiap siswa tidak sama. Namun, sejumlah wali siswa tetap saja menginginkan sekolah mencari sumber lain.

Menanggapi pernyataan sejumlah wali siswa yang keberatan dengan sumbangan itu, Wakil Kepala SMK Negeri 1 Sedan Fatoni menegaskan, penarikan sumbangan itu sudah merupakan kesepakatan bersama, antara orang tua atau wali siswa dengan pihak sekolah dan komite.

Anggaran pendapatan dan belanja sekolah (APBS) tahun ini pun sudah memasukkan item penarikan sumbangan ini. Menurut Fatoni, pihak sekolah membutuhkan mobil praktek dan operasional untuk mengembangkan kompetensi siswa di bidang otomotif.

Pihak sekolah juga menyebutkan, nilai sumbangan tidak ditarik secara rata. Menurutnya, siswa Kelas IX ditarik iuran sebesar Rp1,25juta per orang, Kelas X Rp500ribu per orang, dan Kelas XI Rp400ribu per orang.

Fatoni menambahkan, sumbangan tidak harus dibayar secara kontan oleh orang tua atau wali siswa, tetapi bisa diangsur selama satu tahun atau sebanyak lima kali.

Sampai dengan Oktober ini, SMK Negeri 1 Sedan memiliki 471 siswa; 160 orang di Kelas IX, 168 orang di Kelas X, dan 144 orang di Kelas XI.
Jika setiap siswa memberikan sumbangan secara penuh sesuai ketentuan tersebut, maka akan terkumpul uang lebih dari Rp400juta. (Ilyas al-Mustofa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan