Hanya Guru Ber-NUPTK Urus Sertifikasi

Minggu, 30 Juni 2013 | 17:39 WIB
Uji Kompetensi Guru 2013

Uji Kompetensi Guru 2013

REMBANG, MataAirRadio.net – Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang masih mendata atau memetakan jumlah guru di wilayahnya untuk proyeksi UKG atau ujian kompetensi guru untuk keperluan sertifikasi pada tahun depan.

Pihak Dinas Pendidikan memastikan, hanya guru yang mengantongi nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan atau NUPTK yang bisa mengikuti sertifikasi guru.

Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang Mardi, Minggu (30/6) pagi mengatakan, data terbaru guru yang belum bersertifikasi namun sudah ber-NUPTK masih dihitung.

Selanjutnya nanti, pihaknya akan menunggu kuota peserta UKG untuk sertifikasi guru dari Pemerintah. Mardi menegaskan, memang tidak semua guru bisa ikut UKG karena ada sejumlah persyaratan.

Selain NUPTK, untuk dapat mengikuti uji kompetensi guru atau UKG, seorang pendidik harus memenuhi syarat usia dan lama kerja. Namun Mardi tidak menyebutkan secara terperinci syarat usia dan lama kerja tersebut.

Hanya saja dari informasi yang dihimpun, kriteria pertama pemrosesan sertifikasi adalah guru yang berpendidikan S1/D4 atau belum S1 namun sudah berusia 50 tahun dan memiliki masa kerja lebih dari 20 tahun atau mencapai golongan IV/A.

Guru yang dapat mengikuti proses tersebut juga memiliki masa kerja sebelum tahun 2005. Guru yang belum lulus S1 namun mengikuti proses sertifikasi harus menyelesaikan studinya sebelum 2015.

Mardi menegaskan, sebelum kuota UKG tahun depan untuk Rembang dibeber oleh Pemerintah, pihaknya menjamin proyeksi tersebut sudah selesai dan tinggal menginformasikan kepada guru yang bersangkutan.

Sampai dengan Juni 2013, jumlah guru bersertifikasi di Kabupaten Rembang sebanyak 3.845 orang. Tahun ini pun, ada sebanyak 1.078 guru yang masuk daftar peserta UKG. Sayangnya, 17 guru di antaranya justru menyatakan belum siap mengikuti UKG karena berbagai alasan, seperti adanya kesalahan isian data. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan