Daripada Dicoret-Coret, Seragam Dihibahkan Ke Adik Kelas

Jumat, 25 Mei 2012 | 09:29 WIB


BULU – Puluhan siswa Kelas III MA Ar Rohman, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, memilih menghibahkan seragam sekolah mereka kepada adik kelasnya begitu dinyatakan lulus belajar.

Fifi Maghfiroh, salah seorang siswi madrasah tersebut, Jumat (24/5) mengatakan, ia dan kawan-kawannya berhasil mengumpulkan seragam pantas pakai itu dalam dua hari terakhir.

“Kami dan teman-teman sepakat tidak akan mencoret-coret baju seragam begitu menerima pengumuman hasil ujian nasional. Kawan-kawan memilih mewariskannya kepada adik kelas,” terang Fifi yang sudah diterima bekerja pada sebuah perusahaan garmen di Solo.

Menurut dia, meski banyak siswa sekolahnya yang berasal dari keluarga tidak mampu, namun pilihan menghibahkan baju seragam ke adik kelasnya itu dinilai lebih bermanfaat ketimbang mencoret-coretnya.

“Banyak adik kelas kami yang berangkat sekolah mengenakan celana robek-robek, baju lusuh yang warnanya sudah pudar. Karena banyak siswa dari keluarga miskin, kami berinisiatif mengumpulkan seragam untuk disumbangkan ke adik kelas,” kata Dian Murtyaningsih, siswi yang lain.

Dian yang juga diterima bekerja pada sebuah perusahaan garmen di Solo itu berharap seragam yang dihibahkannya bisa dimanfaatkan. Menurut dia, meski terhitung bekas, namun pakaian seragam yang disumbangkan masih pantas untuk dipakai bersekolah.

“Kami sengaja titipkan pakaian ini kepada pihak sekolah. Jika nanti ada yang membutuhkan, bisa mengambil langsung ke staf TU atau kepala sekolah,” katanya.

Kepala MA Ar Rohman Imam Islahudin mengatakan, seragam bantuan siswa itu direncanakan akan disalurkan kepada siswa MTs yang akan masuk ke jenjang MA sekolah yang dikelolanya.

Imam mengakui, banyak dari siswa madrasah yang berlokasi di Desa Lambangan Kulon tersebut, kesulitan saat membeli seragam baru.

“Pihak sekolah bahkan menggratiskan seragam batik almamater. Sedangkan seragam OSIS dan Pramuka mereka beli sendiri. Bantuan ini diharapkan meringankan beban orang tua siswa baru,” harapnya. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan