Di Sale, Wajib Berbusana Khas Jawa saat Belajar Bahasa Jawa

Kamis, 7 Februari 2013 | 18:19 WIB
SMP N 1 Sale mewajibkan siswanya mengenakan busana jawa saat mapel Bahasa Jawa

SMP N 1 Sale mewajibkan siswanya mengenakan busana jawa saat mapel Bahasa Jawa

SALE – MataAirRadio.net, Ada yang menarik perhatian di SMP Negeri 1 Sale pada setiap kali jam mata pelajaran Bahasa Jawa. Setiap siswa di sekolah itu, baik putra maupun putri diwajibkan mengenakan busana khas Jawa setiap kali hendak masuk jam mata pelajaran yang pada kurikulum 2013 terancam tak lagi diajarkan.

Berdasarkan penelusuran reporter MataAir Radio, Kamis (7/2), gagasan melestarikan budaya Jawa dengan mengenakan busana khas Jawa  ini muncul dari seorang guru muda pengampu mata pelajaran Bahasa Jawa di sekolah tersebut, Mohammad Irfan Luthfi.

Kepada reporter radio ini, Irfan menjelaskan, gagasannya itu semata agar generasi masa kini tidak memandang sebelah mata budaya Jawa. Belakangan, ia menilai kecintaan generasi modern terhadap budaya Jawa mulai meluntur. Padahal, budaya Jawa merupakan budaya adiluhung.

Mohammad Irfan Luthfi menyatakan, ada pesan moral ketika anak-anak didiknya mau mengenakan busana khas Jawa dan batik, setidaknya pada setiap hendak mengikuti pelajaran bahasa Jawa. Pesan moral itu antara lain perlunya mencintai budaya daerah atau bangsa sendiri.

Batik misalnya. Produk budaya Jawa dan Indonesia ini tidak lagi hanya merupakan kekayaan budaya bangsa, tetapi sudah menjadi warisan budaya dunia.

Menurut Irfan, apabila program yang sudah berjalan selama satu bulan ini tetap terjaga keberlangsungannya, maka jalan untuk meretas pelestarian kekayaan budaya Indonesia tersebut akan terbuka lebar.

Mohammad Irfan Luthfi menuturkan, sebenarnya dirinya sempat ragu dengan gagasannya. Beruntung, Kepala SMP Negeri 1 Sale, Khoironi mendukung penerapan idenya. Kegembiraannya semakin membuncah ketika anak-anak didiknya tampak mulai menikmati memakai busana khas Jawa, meski masih sekadar memakai jarit untuk putra dan kebaya untuk putri. (Zamroni)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan