Antisipasi PPDB Menyimpang, DPRD Buka Posko Pengaduan

Kamis, 21 Juni 2012 | 07:05 WIB


REMBANG – Komisi D DPRD Kabupaten Rembang membuka posko pengaduan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk menampung laporan warga seputar pelaksanaan penerimaan siswa baru 2012 pada jenjang pendidikan dasar hingga menengah yang bakal mulai digelar 27 Juni mendatang.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Rembang, Khairul Muttakim, Kamis (21/6) menjelaskan, posko pengaduan tersebut dibuka antara lain sebagai sarana untuk memantau jalannya PPDB tahun ini.

“Dengan adanya posko tersebut, masyarakat bisa menyampaikan laporan seputar penerimaan siswa baru tahun 2012. Ini untuk memantau agar jangan sampai muncul penyimpangan dalam PPDB,” terang Muttakim.

Ia menyebutkan, posko pengaduan tersebut akan dibuka secara efektif sejak PPDB dimulai hingga semua tahapan terkait penerimaan siswa baru selesai.

Menurut informasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang, penerimaan peserta didik baru akan digelar per 27-29 Juni 2012.

“Silakan saja masyarakat memberikan laporan langsung ke komisi kami jika menemukan hal-hal yang dinilai menyimpang. Semaksimal mungkin akan kami tindaklanjuti,” tegasnya.

Namun, ia berharap, laporan dari masyarakat itu bisa disampaikan secara faktual dan jelas. “Dengan laporan secara jelas dan faktual, mempermudah kami untuk menentukan langkah lanjut,” tandas dia.

Secara khusus, politikus Partai Golkar tersebut menekankan, saat penerimaan siswa baru bergulir, pungutan liar hampir selalu menjadi perhatian utama banyak pihak .

“Pungutan berkedok perbaikan fasilitas sekolah, buku-buku, seragam sekolah, bahkan untuk kegiatan yang diselenggarakan untuk menyambut siswa baru dan lain-lain perlu diwaspadai,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihak sekolah memiliki kewenangan tinggi untuk menyeleksi calon siswa. “Karena kuatnya otoritas pihak sekolah untuk menyeleksi calon siswa, ini rawan membuka peluang masuknya berbagai pungutan di luar ketentuan,” tandas dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan