Ada Skenario BOS SMA, APK Ditarget 70 Persen

Selasa, 3 Juli 2012 | 09:07 WIB
Pelepasan lulusan SMPN 3 Kragan. (Foto: Ilyas)

KOTA – Pemerintah Kabupaten Rembang optimistis target 70 persen angka partisipasi kasar (APK) untuk siswa lulusan sekolah menengah pertama yang melanjutkan ke tingkat sekolah menengah atas (SMA) tahun ini akan bisa dicapai, kendati minat siswa melanjutkan ke SMA, turun.
   
Pasalnya, menurut Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Rembang, Hamzah Fatoni, Selasa (3/7), pemerintah kabupaten setempat saat ini menyiapkan beberapa skenario antara lain rintisan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk SLTA dan bantuan sekolah untuk anak tidak mampu tingkat SLTA.

“Dengan adanya dua skenario tersebut, harapan kami target APK 70 persen SMP ke SMA akan bisa diwujudkan,” tegas Hamzah.
   
Menurut Hamzah, memang telah terjadi penurunan minat anak melanjutkan ke SMA. Hal itu, tandas dia, disebabkan oleh pergeseran minat masyarakat dari SMA ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Selain itu, Kabupaten Rembang yang menjadi kabupaten vokasi memang sedang memperbanyak sekolah keterampilan. Ini sesuai kebijakan Pemerintah Pusat bahwa untuk perbandingan SMK dan SMA pada tahun 2015 ditargetkan mencapai 70:30,” papar dia.
   
Apalagi, kata Sekda menyebutkan, pada 2012, jumlah SMK di Kabupaten Rembang telah bertambah empat masing-masing SMK Negeri Sumber, SMK Avicena Lasem, SMK Duta Bangsa Lasem, dan SMK Cendikia Lasem.

“Sampai dengan 2012, total jumlah SMK di Kabupaten Rembang telah menjadi 24 sekolah, sedangkan jumlah SMA ada 14 sekolah,” kata Sekda. Jika dirasio, maka perbandingannya sudah 63:37.
   
Selain jumlah SMK yang bertambah, lanjut Sekda, sejumlah SMK juga diketahui menambah jurusan pada tahun ajaran baru ini.

Antara lain, SMK Al Mubarok yang menambah jurusan teknik sepeda motor, SMK Bina Mandiri menambah jurusan farmasi, dan SMK Gunem menambah jurusan teknik sepeda motor dan tata busana.
   
“Meski terjadi penurunan minat anak untuk sekolah ke SMA, tetapi di sisi lain terjadi penambahan minat siswa melanjutkan studi ke SMK,” pungkas dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan