Rencana Penggunaan Stadion Krida untuk Konser Diprotes

Senin, 28 Desember 2015 | 18:53 WIB
Sejumlah pemain lokal Rembang ketika berlatih bersama di Stadion Krida Rembang, baru-baru ini. (Foto: Pujianto)

Sejumlah pemain lokal Rembang ketika berlatih bersama di Stadion Krida Rembang, baru-baru ini. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Rencana penggunaan lapangan Stadion Krida Rembang untuk konser musik di momen perayaan malam pergantian tahun nanti, menuai protes dari sebagian kalangan.

Gabungan Suporter Rembang (Ganster) misalnya. Kelompok pendukung setia PSIR ini menolak penggunaan stadion untuk konser karena khawatir merusak rumput lapangan.

“Kami meminta agar rencana itu diurungkan. Penggunaan lapangan Stadion Krida Rembang untuk tempat konser musik, bisa merusak rumput dan lapangannya,” ujar Komandan Ganster Nugroho Ghozali.

Meski tidak ada kompetisi sepakbola yang akan digelar dalam waktu dekat, tetapi memanfaatkan stadion untuk konser musik, menurutnya, tidak tepat.

“Apalagi uang sewa stadion juga belum tentu sepadan dengan dampak kerusakan yang berpotensi muncul. Kalau di depan stadion, kami mungkin masih maklum,” tandasnya.

Bisri Cholil Laquf, Wakil Ketua DPRD Rembang mengatakan, semestinya pemerintah kabupaten setempat merespon protes dari sebagian kalangan. Apalagi menurutnya, konser musik tidak harus di lapangan stadion.

“Merujuk pada pengalaman, kompleks Lapangan Rumbutmalang bisa dipakai,” terangnya.

Laquf menilai, kekhawatiran sebagian masyarakat atas kerusakan rumput lapangan stadion jika dipakai konser, tidak berlebihan. Hal itu jika menilik pengalaman selama ini yang menunjukkan minimnya perawatan lapangan Stadion Krida.

“Selama ini, perawatan rumput lapangan, juga minim kan,” tandasnya.

Dirinya juga lantas memperbandingkan larangan pihak pengelola stadion terhadap pemakai lapangan yang tidak bersepatu, apabila dipakai untuk pertandingan sepak bola.

“Penggunaan lapangan Stadion Krida untuk konser musik, tidak tepat,” tegasnya.

Pelaksana Harian Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Rembang Muntoha mengatakan, rencana penggunaan lapangan Stadion Krida guna tempat konser musik di malam pergantian tahun, sudah menjadi keputusan rapat yang dipimpin Plt Sekda Rembang.

“(Pemanfaatan lapangan Stadion Krida Rembang guna tempat konser musik di malam pergantian tahun) Itu sudah seizin Bupati,” terangnya.

Pihaknya sebagai pengelola aset Stadion Krida juga sudah meminta komitmen dari PT Anggun selaku penyelenggara, agar bertanggungjawab saat terjadi kerusakan akibat konser.

“Pihak penyelenggara ketika ada kerusakan akan diperbaiki,” tegasnya.

Muntoha juga mengaku tidak menerima kontribusi atas pemanfaatan Stadion Krida untuk pertunjukan tersebut.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan