Rembang Kirim Lima Atlet Panjat Tebing Ke Kualifikasi Porprov

Rabu, 11 Juli 2012 | 09:38 WIB

Ketua FPTI Kabupaten Rembang, Dwi Martopo. (Foto: Puji)

KOTA – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Rembang akan mengirimkan lima atlet terbaiknya untuk melakoni babak kualifikasi pekan olahraga tingkat provinsi cabang olahraga itu pada Desember mendatang.

Ketua FPTI Kabupaten Rembang, Dwi Martopo, Rabu (11/7) menjelaskan, babak kualifikasi tersebut sebagai sarana untuk menjaring atlet yang akan berlaga di ajang Porprov, Juli 2013.

“Pendaftaran atlet yang bisa mengikuti kualifikasi Porprov cabang panjat tebing sudah berakhir 20 Mei 2012. Kami menempatkan lima atlet terbaik untuk mengikuti kualifikasi tersebut, Desember nanti,” terangnya.

Ia menyebutkan, kelima atlet tersebut adalah Rizki dan Naufal yang akan diturunkan pada kategori “spider kid” (usia kurang dari 9 tahun), Lutfi dan Gina yang akan diturunkan pada kategori “flash” (usia 9-15 tahun), dan Adi Eko Susilo yang akan diturunkan pada kategori “junior B” (usia 17-19 tahun).

“Pertimbangan kami hanya menerjunkan atlet di kategori usia dini sampai remaja, antara lain karena alasan tingkat kompetisi yang cenderung standar, keterbatasan dana, serta untuk penyiapan jam terbang guna prestasi yang terbaik di masa mendatang. Kalau tingkat senior, kita tak punya banyak aset,” tuturnya.

Saat ini, menjelang kualifikasi, pihaknya sedang serius menyiapkan segala sesuatunya. “Latihan rutin masih terus kami gelar di setiap Minggu. Karena pembuatan ‘wall’ di kawasan Stadion Krida Rembang belum siap, sementara latihan kami pusatkan di markas Repala Pamotan,” ujar dia.

Ia juga mengemukakan, pembuatan satu “wall” di kawasan Stadion Krida Rembang tersebut sudah memasuki tahap pemprosesan izin penggunaan kawasan. “Semoga dalam waktu dekat semuanya sudah ‘clear’. Kami pun berharap sebelum Lebaran ‘wall’ itu sudah berdiri,” katanya.

Ia menambahkan, apabila nantinya satu “wall” tersebut sudah berdiri, sekitar 25 atlet panjat tebing yang ada di kabupaten ini bisa memanfaatkannya untuk berlatih. “Idealnya sih dua (wall), namun sementara ini, ada satu saja sudah cukup. Ini lebih baik daripada terus menumpang,” sentilnya. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan