Ini Kekuatan PSIR pada Playoff di Bantul

Rabu, 16 Oktober 2013 | 14:02 WIB
Manajemen PSIR memberikan target masuk tiga besar dan lolos ke Indonesia Super League musim mendatang. (Foto:Nug)

Manajemen PSIR memberikan target masuk tiga besar dan lolos ke Indonesia Super League musim mendatang. (Foto:Nug)

REMBANG, MataAirRadio.net – Masih ada optimisme pada diri para pemain PSIR, terutama yang asli Rembang, untuk meraih target lolos ke kompetisi ISL musim depan. Demikian kata Pelatih PSIR Haryanto kepada MataAir Radio, sebelum bertolak ke Bantul, Rabu (16/10) pagi.

Menurutnya, manajemen memberikan target masuk tiga besar dan lolos ke Indonesia Super League musim mendatang. Tim pelatih dan para pemain akan berusaha sekuat tenaga mewujudkannya di tengah berbagai keterbatasan, mulai dari minimnya latihan hingga keterbatasan dana.

Sesampainya di Bantul, skuat PSIR akan mencoba lapangan Stadion Sultan Agung pada sekitar jam tujuh petang. Haryanto menyiapkan 21 orang pemain. Tiga orang kiper; Nanda Pradana, Nanang Hermawan, dan Amirul Fafa. Pemain belakang; Heru Wibowo, Didik Wahyu, Abdul Latif, Ali Mustofa, M Heppy, Rafii, Agung Prayitno, dan Candy Lansana.

Pemain tengah Yoni Ustaf Buchori, Jatmiko, Kusen Riandi, Ranu Tri Sasongko, dan Suyono. Serta pemain depan; Zaenal Arifin “Cheng”, Rudi Santoso, Effendi “Bendot”, dan Christian Lenglolo.

Menurut Haryanto, dengan menyiapkan 21 orang pemain tersebut, secara komposisi PSIR sudah siap menjalani laga ketat pada playoff itu. Bergabungnya kembali Christian Lenglolo diharapkan menambah daya gedor tim. Namun diakuinya, kendala fisik dan stamina menjadi batu sandungan bagi pemain dari luar daerah, termasuk Lenglolo.

Pelatih mengaku sudah memberikan instruksi kepada para pemain dari luar daerah untuk melakukan latihan secara mandiri. Haryanto pun berharap instruksi itu dijalankan demi terjaganya kebugaran.

Ia mengakui, minimnya latihan memunculkan kendala harmonisasi tim. PSIR hanya berlatih sebanyak tiga kali. Itu pun hanya diikuti oleh para pemain lokal Rembang. Meski demikian, ikatan batin yang kuat selama ini, diyakini tetap melahirkan kebersamaan di lapangan.

Meski memiliki pemain dengan jumlah yang cukup, para penggawa PSIR belum mendapat gambaran bonus ketika sukses mencapai target yang ditetapkan. Dikonfirmasi mengenai bonus, Pelatih Haryanto membenarkan, pihaknya belum mendapat janji bonus apapun dari pihak manajemen. Manajer PSIR Siswanto enggan berkomentar soal bonus, namun pihaknya siap memberikan yang terbaik untuk pemain sesuai kemampuan manajemen. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan