Jelang Pilgub Jateng, PSIR Libur Latihan

Sabtu, 25 Mei 2013 | 15:23 WIB
Menjelang pelaksanaan Pilgub Jateng pada Minggu 26 Mei 2013, PSIR meliburkan seluruh aktivitas latihan di Stadion Krida Rembang.

Menjelang pelaksanaan Pilgub Jateng pada Minggu 26 Mei 2013, PSIR meliburkan seluruh aktivitas latihan di Stadion Krida Rembang.

REMBANG, MataAirRadio.net – Menjelang pelaksanaan Pilgub Jateng pada Minggu 26 Mei 2013, PSIR meliburkan seluruh aktivitas latihan di Stadion Krida Rembang. Tim pelatih memberikan kesempatan bagi para pemain Laskar Dampo Awang untuk memberikan hak pilihnya.

Pelatih PSIR Haryanto kepada reporter MataAirRadio, Sabtu (25/5) siang mengatakan, pihaknya memang bersepakat untuk memberikan libur secara total kepada para pemain selama dua hari pada Sabtu (25/5) dan Minggu, 26 Mei 2013.

Ia menyebutkan rata-rata anak didiknya adalah warga Kabupaten Rembang dan sudah memiliki hak pilih, sehingga mereka berhak untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilgub Jawa Tengah.

Namun Haryanto menegaskan pada Senin 27 Mei nanti, aktivitas latihan akan kembali digelar dengan fokus latihan pada perombakan kondisi fisik pemain.

Haryanto menambahkan libur yang diberikan juga merupakan upaya dan komitmen PSIR untuk ikut serta menjaga masa tenang jelang pelaksanaan Pilgub Jateng.

Menurutnya tim sepak bola pun harus memberikan dukungan terhadap lancarnya pelaksanaan pemilihan pemimpin baru di Provinsi Jawa Tengah.

Berdasarkan catatan MataAir Radio, dari dua puluh lima total pemain PSIR, empat pemain di antaranya berasal dari luar Jawa Tengah dan tiga pemain luar negeri.

Mereka adalah Nanda Pradana, Rudy Ardiansyah, Ranu Tri Sasongko, Junaidi, Esaiah Pello Benson, Candy Lansana, dan Christian Lenglolo. Sementara delapan belas pemain lainnya rata-rata berasal dari lokal Rembang dan dari luar daerah seperti Jepara, Pati maupun Grobogan. (Afta Ahmad)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan