PSIR Evaluasi Kekalahan dari PSIS, Darurat Striker

Kamis, 28 Mei 2015 | 17:04 WIB
Kusen Riandi (kiri) berebut bola dengan salah seorang pemain PSIS Semarang pada laga perdana turnamen Piala Bergilir Polda Jawa Tengah di Stadion Krida Rembang, Rabu (27/5/2015) petang. (Foto: Pujianto)

Kusen Riandi (kiri) berebut bola dengan salah seorang pemain PSIS Semarang pada laga perdana turnamen Piala Bergilir Polda Jawa Tengah di Stadion Krida Rembang, Rabu (27/5/2015) petang. (Foto: Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – PSIR Rembang mengevaluasi kekalahan 0-2 atas PSIS Semarang pada laga perdana turnamen Piala Bergilir Polda Jateng di Stadion Krida Rembang, Rabu (27/5/2015) sore kemarin.

Evaluasi diperlukan karena PSIR segera melawat ke kandang Persis Solo, 31 Mei nanti.

Sayap kiri pertahanan dan striker menjadi sorotan pembenahan. Kebobolan PSIR di ujung laga karena ada celah di sayap kiri pertahanan akibat ditinggal absen Didik “Kete” Kurniawan karena cedera.

Sementara tumpulnya lini depan, karena tanpa duo striker andalan, Rudi Santoso dan Effendi “Bendot”.

Karteker Pelatih PSIR Masrukin mengakui, absennya ketiga pemain tersebut, menjadi masalah bagi kinerja tim. Apalagi pemain sayap kiri, Zaenal Arifin “Cheng”, belum sepenuhnya pulih dari cedera.

“Tetapi kami tetap mengapresiasi permainan anak-anak yang sudah maksimal,” katanya.

Di laga yang relatif sepi penonton kemarin (27/5/2015), ada tampilan yang berubah di Skuat Oranye. Mantan Kapten Timnas U-19 Eriyanto yang seringkali beroperasi sebagai bek sayap kanan, dialihkan sebagai wing back kiri.

Rukin mengaku terpaksa melakukan itu karena minim pemain berpengalaman.

“Tetapi kami akan mengembalikan Eriyanto ke posisi idealnya, ketika Didik Kurniawan bisa dimainkan lagi,” katanya.

Tentang peluang bermain untuk Rudi Santoso dan Effendi “Bendot”, pelatih berharap bisa menurunkannya ketika melawan Laskar Samber Nyawa hari Minggu (31/5/2015) nanti.

Karteker pelatih mengungkapkan, cedera lutut yang dialami Rudi, diyakini segera pulih dalam waktu dekat.

Sementara Effendi yang absen karena menikah, Rukin berharap, pemain itu sudah akan bisa bergabung di latihan, Jumat (29/5/2015) sore ini.

Asisten Pelatih PSIR Rudi Sukma menambahkan, selain serangkaian evaluasi yang diberikan, semangat para pemain menjadi tantangan untuk terus dijaga, bahkan ditingkatkan.

“Tentang kekalahan dari PSIS, kami hanya kurang beruntung,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan