PSIR Bawa Pulang Satu Poin Berharga dari Pontianak

Sabtu, 6 Mei 2017 | 20:35 WIB

Logo PSIR Rembang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – PSIR Rembang membawa pulang satu poin berharga dari markas Persipon Pontianak seusai bermain imbang 0-0 pada laga lanjutan kompetisi Liga 2 di Stadion Sultan Syarif Abdurahman (SSA), Sabtu (6/5/2017).

Pasalnya, satu poin dari hasil seri itu diperoleh dengan perjuangan yang terbilang susah payah. Apalagi, skuat PSIR sempat mendapat hukuman penalti pada menit ke-17, namun berhasil digagalkan oleh kiper utama Yogi Eko Prabowo.

Karteker Pelatih PSIR Hadi Surento mengapresiasi mutu permainan anak asuhnya pada pertandingan tersebut. Target untuk aman dari segala serangan tim tuan rumah terpenuhi, sehingga permainan berjalan secara relatif berimbang.

“Kami juga bisa keluar menyerang, bahkan sempat membukukan peluang emas sampai tiga kali. Kita sempat kena penalti pada menit ke-17 dan semua pemain bermain secara ngotot dan seluruhnya bermain bagus,” katanya kepada mataairradio.com.

Dihubungi dari Rembang melalui sambungan telepon, Rento, sapaan akrab Hadi Surento menyatakan secara khusus mengapresiasi kiper Yogi berkat keberhasilannya menggagalkan eksekusi tendangan penalti dari pemain andalan Persipon.

“Kami juga berikan apresiasi kepada Radikal Idealis yang mampu mendampingi secara baik Yoni Ustaf Buchori karena bisa langsung klik, meski ia baru kali ini kita mainkan,” katanya.

Namun meskipun memenuhi target membawa pulang poin dari lawatannya ke Luar Jawa, pihak PSIR tidak berarti tanpa celah. Menurut Rento, keberanian pemain dalam menguasai bola, masih perlu ditingkatkan guna memainkan ritme permainan.

“Hanya saja, persoalan keberanian penguasaan bola membutuhkan waktu lama karena harus membuat pemain bermain lebih dewasa lagi. Ini soal seni. Ketenangan pemain saat bermain dan atau kapan harus menguasai bola serta kapan umpan cepat, perlu waktu,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan