Kerusakan Stadion Krida Rembang Tak Segera Didandani

Selasa, 2 Desember 2014 | 16:48 WIB
 Stadion Krida Rembang. (Foto:Pujianto)

Stadion Krida Rembang. (Foto:Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kerusakan di beberapa titik Stadion Krida Rembang tidak akan segera didandani oleh Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dinbudparpora), setidaknya hingga jelang diputarnya kompetisi Divisi Utama, Februari 2015.

Kepala Dinbudparpora Rembang Sunarto mengungkapkan, usulan alokasi anggaran melalui APBD 2015 sebesar Rp200 juta untuk perbaikan atap stadion yang rusak, belum disetujui oleh pihak DPRD di anggaran induk.

“Sudah kita upayakan untuk bisa dianggarkan melalui APBD Induk 2015. Namun mentah di pembahasan. Kita hanya dijanjikan oleh DPRD agar diingatkan pengalokasian pada APBD Perubahan 2015,” ungkap Sunarto kepada mataairradio.com, Selasa (2/12/2014).

Menurutnya, jatah anggaran melalui APBD 2014 yang sudah berjalan, hanya cukup untuk keperluan perbaikan kamar ganti dan ruang kantin pemain serta perbaikan pagar besi di bagian timur Stadion Krida.

“(Atap yang rusak) Jadi belum bisa diperbaiki dalam waktu segera. Kalau ditanya soal yang menanyakan (kapan diperbaiki), jelas banyak. Saya sendiri juga menyaksikan langsung (kerusakan atap Stadion Krida) saat kegiatan senam bersama baru-baru ini,” tandasnya.

Kepala Bidang Olahraga pada Dinbudparpora Rembang Suharto menambahkan, pada tahun 2014, sebenarnya anggaran guna kegiatan di kompleks Stadion Krida cukup besar jatahnya.

“Kalau 2014, untuk perbaikan di dalam stadion saja, kita dialokasi sekitar Rp100 juta. Ada alokasi juga Rp200 juta untuk lapangan futsal penunjang di sisi utara luar stadion itu. Namun yang usulan di 2015, belum disetujui dan DPRD hanya minta diingatkan untuk dialokasi pada APBD Perubahan,” imbuhnya.

Komitmen Pemkab Rembang dalam hal memperbaiki Stadion Rembang menjadi bahan pertanyaan kubu Gabungan Suporter Rembang atau Ganster. Pihak pendukung setia PSIR itu mengeluhkan buruknya insfrastruktur Stadion Krida.

“Tidak hanya atap, pagar yang depan saja juga kelihatan (rusak parah) kalau dari jalan raya. Sudah mulai ‘mreteli’ (rapuh, red.). Semestinya Pemerintah mau tandang segera. Apalagi, kompetisi Divisi Utama, kabarnya mulai diputar Februari mendatang,” ujar Nugroho “Fadlun” Ghozali, Dirijen Master Ganster.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan