Ikut Promosikan Wisata, Polres Rembang Gelar “Tour De Rembang 2020”

Minggu, 9 Februari 2020 | 09:12 WIB

Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto dan Bupati Rembang Abdul Hafidz seusai membuka Acara Tour De Rembang 2020, pada Ahad (9/2/2020) di Halaman Museum Raden Ayu Kartini, Rembang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataaiarradio.com – Pihak Polres Rembang menggelar Tour De Rembang 2020, yakni ajang bersepeda bersama sejauh 140 kilometer, pada Ahad (9/2/2020) pagi.

Sebanyak 600-an pesepeda dari berbagai daerah ramai-ramai mengikuti ajang itu. Bahkan terpantau seorang warga negara asing (WNA) ikut serta dalam acara tersebut.

Rute sejauh itu, melewati beberapa kawasan di Rembang yang memiliki potensi pariwisata. Seperti kawasan pegunungan di Kecamatan Gunem dan kawasan bahari di Kecamatan Kragan, Sluke, dan Lasem.

Lokasi startnya di Museum Raden Ayu Kartini Rembang dan finis di Objek Wisata Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang.

Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto menjelaskan, ajang tersebut sengaja pihaknya gelar antara lain untuk mempromosikan destinasi pariwisata yang ada di Rembang.

Selain itu, melalui Tour De Rembang 2020 juga ia maksudkan untuk memupuk rasa kesatuan dan persatuan warga, serta mengajak masyarakat untuk bergaya hidup sehat.

“Tentunya ini (Tour De Rembang 2020) mudah-mudahan bisa menjadi ajang silaturahmi, olahraga, wisata. Tentunya juga bisa meningkatkan pembangunan nasional,” terangnya.

Menurut Kapolre Dolly, TDR 2020 (Tour De Rembang 2020) merupakan kegiatan awal para gowes-er di Indonesia pada tahun 2020.

“TDR 2020 saat ini awal dari pada kegiatan para gowes-er yang ada di Indonesia, ini pembuka di tahun 2020,” ujarnya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat memberikan sambutan mengapresiasi kegiatan ini.

Senada dengan Kapolres Rembang, Hafidz juga menganggap melalui ajang TDR 2020 mampu mengangkat pariwisata di kota garam.

Apalagi saat ini di Rembang sudah muncul hotel berbintang. Hal itu menurutnya juga menjadi faktor pendorong pertumbuhan geliat pariwisata.

“Dengan ajang ini semoga Rembang dikenal di mana-mana. Jangan hanya sekali di Rembang, tetapi terus menyambangi Rembang.

Di Rembang ada batiknya dan sekarang ada hotel berbintang. Ini penting saya sampaikan, biar Rembang sekarang dikenal ada kemajuan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimun yang juga ikut serta dalam kegiatan TDR 2020 meminta masyarakat mengampanyakan Rembang melalui media sosial elektronik, supaya dikenal oleh khalayak.

Dia mengingatkan, setelah kegiatan selesai, agar para peserta tidak membuang sampahnya secara sembarangan.

“Saya minta kegiatan ini nanti, masyarakat mempublikasikan di media sosialnya masing-masing, agar Rembang dikenal orang banyak. Jangan lupa nanti jangan buang sampah sembarangan,” pungkasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan