Fafa Kandidat Kuat Pengganti Rudy

Sabtu, 1 Juni 2013 | 16:44 WIB
Amirul Fafa

Amirul Fafa (Foto:Afta)

REMBANG, MataAirRadio.net – Kiper muda PSIR musim lalu, Amirul Fafa menjadi kandidat kuat pengganti Rudy Ardiansyah. Sebab penampilan Rudy masih saja buruk hingga menjelang laga kesepuluh PSIR pada kompetisi Indonesian Premier League (IPL) musim ini.

Rudy yang direkrut di awal musim juga belum pernah dipercaya tim pelatih untuk menjaga gawang Laskar Dampo Awang. Tim pelatih kini menyiapkan Fafa karena besar kemungkinan Rudy dipecat jika tidak segera menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Sinyal yang dihembuskan tim pelatih PSIR ini bukan tanpa bukti. Fafa yang biasanya jarang mengikuti latihan bareng dengan pemain lain di skuat oranye, kini sudah mulai aktif di Stadion Krida Rembang.

Direktur Teknik PSIR Bambang “Max” Handoyo, Sabtu (1/6) siang mengakui, Amirul Fafa memiliki kesempatan besar untuk masuk skuat inti PSIR. Namun pemain asal Rumbutmalang Kecamatan Rembang ini harus mampu menunjukkan permainan yang konsisten selama latihan.

Selain mulai menyiapkan Amirul Fafa, kinerja dua kiper lainnya yakni Nanda Pradana dan Nanang Hermawan juga disorot. Hanya saja, dua kiper utama PSIR ini nampaknya lolos dari nilai merah. Sebab, sejauh ini mereka bisa menampilkan permainan yang ciamik.

Nanang Hermawan misalnya. Meskipun belum pernah tampil sebagai kiper utama, dia tetap rajin meningkatkan kemampuan. Berbeda dengan Rudy Ardiansyah yang penampilannya tak kunjung baik, meski dalam sesi latihan.

Bambang menegaskan, sejumlah pemain lokal yang belum pernah tampil juga menjadi catatannya. Jebolan diklat Ragunan Jakarta ini mengungkapkan, kemungkinan dari mereka yang kerap diparkir, akan dicoret jika masih tampil buruk. (Afta Ahmad)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan