Empat Pertandingan, Baru Tiga Gol Lahir

Senin, 3 September 2012 | 12:33 WIB
Jadwal pertandingan kompetisi Divisi Utama Pengcab PSSI Rembang. (Foto: Pujianto)

KOTA, mataairradio.net – Kompetisi Divisi Utama Pengcab PSSI Rembang Tahun 2012 sudah dihelat sejak Sabtu, 1 September 2012. Namun, dari empat partai pertandingan yang sudah terselenggara itu, baru tiga gol yang terlahir.

Menurut catatan yang dihimpun mataairradio.net dari Panitia Penyelenggara Pertandingan, hingga Senin (3/9) petang sudah delapan tim yang bertemu dan mencicipi aroma kompetisi tahunan itu.

Delapan tim tersebut adalah Gasebo Sumberjo yang bertanding dengan Cahaya Muda Kumendung pada Sabtu (1/9). Hasilnya imbang tanpa gol, 0-0.

Kemudian, Ahad (2/9) siang, di partai pertama, Papuntara Sluke dicukur Brantas FC Tasikagung, 0-3. Lalu, pada partai kedua pertandingan Ahad (2/9) itu, Maesa FC Leteh yang bertanding dengan PSW Weton, kembali berakhir tanpa satu pun gol.

Demikian juga pada laga Sulang Selection melawan Basoka Waru pada Senin (3/9) petang. Pun imbang tanpa gol. Atas hasil-hasil itu, maka sampai Senin (3/9), baru tiga gol yang lahir dan kesemuanya dari Brantas FC Tasikagung.

Panitia pertandingan pun mencatat, tiga gol yang ditorehkan Brantas FC saat meladeni Papuntara Sluke itu disumbangkan masing-masing dua gol oleh Yoni Ustaf Buchori dan satu lainnya dilesakkan Rendra, mantan striker PSIR U-23.

Pelatih PSIR Haryanto yang mengamati empat laga di kompetisi Divisi Utama Pengcab PSSI Rembang, menyatakan, pemain PSIR yang bermain di tim-tim lokal itu masih terlihat dominan.

Ia juga mengatakan belum melihat adanya pemain muda yang menonjol di laga tersebut. “Karena saat ini baru laga awal, sehingga pemain mungkin masih belum panas,” tandasnya.

Haryanto pun berharap di laga-laga mendatang bisa menemukan bibit pemain muda yang potensial untuk magang ke tim PSIR. “Kami berharap bisa menemukan satu atau dua pemain muda lagi seperti tahun-tahun sebelumnya,” katanya. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan