Bus Pemain PSIR Dilempari Batu di Perbatasan Kudus-Pati

Kamis, 19 September 2013 | 13:36 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

REMBANG, MataAirRadio.net – Bus yang ditumpangi para pemain dan ofisial PSIR dilempari sejumlah orang tak dikenal saat melintasi perbatasan Kudus-Pati, sepulang dari bertanding melawan tim Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Rabu (18/9) malam.

Bodi bus pesuk di sejumlah bagian akibat lemparan batu. Serangan tersebut berlangsung dari arah belakang dan dari arah gang di sisi utara jalan. Aksi pelemparan pada bus ini baru berhenti dan para pelakunya kabur, setelah armada berhenti melaju dan para pemain serta ofisial PSIR turun dari kendaraan.

Rudi Santoso, pemain PSIR yang berada dalam rombongan bus tersebut mengaku tidak paham persis bagaimana insiden ini bermula. Sebab, ketika kelompok tak dikenal itu mulai melemparkan batu ke arah bus, dirinya dan sebagian pemain sedang tertidur. Tidak ada pemain dan ofisial yang terluka akibat pelemparan yang terjadi sekitar jam tengah malam ini.

Sementara itu, Manajer PSIR Siswanto yang tidak satu rombongan mengaku sudah mendapat kabar kasus pelemparan terhadap bus yang ditumpangi pemain dan ofisial. Dia pun mengaku pulang belakangan atau tertinggal jauh dari rombongan.

Namun atas insiden tersebut, sampai dengan Kamis (19/9) siang, manajemen belum melakukan tindak lanjut, misalnya dengan melaporkan kasus ini kepada pihak yang berwajib.

Manajemen PSIR memang menyesalkan terjadinya insiden tersebut. Apalagi manajemen menilai aksi pelemparan batu ke bus pemain dan ofisial sebagai tindakan kriminal. Pihaknya tidak mau berspekulasi mengenai dugaan keterlibatan oknum suporter Persiku Kudus dalam insiden ini.

Dijamu Persijap Jepara, PSIR kalah telak dengan skor 3-0. Dengan hasil ini, Persijap menyalip PSIR di tangga klasemen sementara Liga Primer Indonesia.

Meski mengantongi poin yang sama yakni 30 angka, Persijap berada di peringkat keenam, sedangkan PSIR di peringkat ketujuh karena kalah selisih produktivitas gol. PSIR mengoleksi 30 gol, namun kebobolan 39 kali, sedangkan Persijap membukukan 32 gol, tetapi hanya kebobolan 16 kali. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan