Melawat Ke Bontang, PSIR Hanya Bawa 11 Pemain

Sabtu, 21 September 2013 | 14:41 WIB
Gawang Bontang  FC jebol oleh tendangan pinalti Ranu Tri Sasongko di Stadion Krida Rembang.

Gawang Bontang FC jebol oleh tendangan pinalti Ranu Tri Sasongko di Stadion Krida Rembang, Rabu (6/3) petang.

REMBANG, MataAirRadio.net – PSIR hanya akan membawa 11 orang pemain dalam lawatannya ke markas Bontang FC Kalimantan Timur dalam laga lanjutan kompetisi Indonesian Premier League, Minggu 22 September 2013.

Namun hingga jam 12 siang hari Sabtu (21/9) ini, manajemen klub belum memberikan kepastian untuk datang memenuhi jadwal tersebut. Pelatih PSIR Haryanto mengatakan, 11 orang pemain yang disiapkan untuk melawan Bontang FC merupakan pemain lokal asli Rembang, termasuk kiper Nanang Hermawan. Segala risiko sudah diperhitungkannya, termasuk kerawanan pemain terhadap cedera.

Rencana untuk hanya membawa 11 orang pemain dengan alasan penghematan, juga sudah dikonsultasikan oleh pelatih kepada manajemen klub. Manajemen menurut Haryanto mengaku tidak berkeberatan. Para pemain, saat ini pun dalam kondisi siap diberangkatkan.

Local Media Officer PSIR Budi Suharto menambahkan, sebenarnya klub sudah mengajukan permohonan penundaan laga melawan Bontang FC kepada operator liga, LPIS. Surat permohonan dikirimkan pada Kamis (19/9) malam kemarin, namun sampai dengan Sabtu (21/9) ini belum ada balasan.

Menurut Budi, PSIR dijadwalkan bermain di Stadion Mulawarman, Bontang pada hari Minggu (22/9) sore mulai jam empat. Jika PSIR baru berangkat pada Minggu (22/9) pagi, kondisinya tidak memungkinkan. Sementara jika berangkat pada hari Sabtu (21/9) ini, PSIR kesulitan mendapatkan tiket pesawat.

Pihaknya berharap, LPIS mengabulkan permohonan penundaan laga melawan Bontang FC. Sebab, Bontang FC pun pernah melakukan hal yang sama kepada PSIR. Ketika itu atau pada 5 September lalu, PSIR yang dalam kondisi siap, sudah siaga berangkat ke Bontang. Namun gagal karena pertandingan ditunda dengan alasan Panpel Bontang FC tidak siap.

Sementara itu, Manajer PSIR Siswanto yang dikonfirmasi melalui layanan pesan singkat mengaku belum memastikan keberangkatan tim ke Kalimantan Timur. Ia mengaku masih cari-cari. Siswanto tidak menyebutkan secara jelas apa yang dicari, namun hal itu diduga terkait dana. (Pujianto)




One comment
  1. yono

    September 22, 2013 at 4:54 pm

    kenapa nekat bunuh diri??

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan