Warga Plawangan Ramai-ramai Normalisasi Sungai

Jumat, 31 Agustus 2018 | 22:41 WIB

Sejumlah Warga Desa Plawangan Kecamatan Kragan ramai-ramai melakukan normalisasi sungai setempat, pada Jumat (31/8/2018). (Foto: mataairradio.com)

KRAGAN, mataairradio.com Sejumlah warga di Desa Plawangan Kecamatan Kragan ramai-ramai melakukan normalisasi sungai setempat, pada Jumat (31/8/2018) pagi.

Selain warga, tampak pula beberapa anggota Polsek dan Koramil Kragan serta beberapa mahasiswa dari Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan yang sedang melakukan kuliah kerja nyata (KKN).

Eka Aldi Kiswanto salah satu pemuda Desa Plawangan menjelaskan, kegiatan bersih sungai merupakan inisiatif masyarakat khususnya kaum muda.

Rencananya kegiatan normalisasi sungai akan dilakukan selama dua hari sejak Jumat, 31 Agustus 2018 sampai Sabtu, 1 September 2018.

“Ini langkah awal untuk mewujudkan keinginan masyarakat utamanya kaum muda untuk memiliki lingkungan yang bersih dan mitigasi.

Selain itu juga sebagai upaya warga untuk mencegah terjadinya air sungai meluap. Kondisi sungai saat ini dipenuhi sampah di sungai, sehingga menghambat aliran air,” terangnya.

Aldi mengungkapkan, sampah-sampah yang menumpuk di sungai merupakan sampah dari limbah aktivitas masyarakat sekitar yang sengaja dibuang ke dalam sungai.

Ia berharap, kegiatan bersih sungai tersebut mampu mengedukasi masyarakat sekitar sungai. Agar tidak lagi membuang sampai ke dalam sungai.

“Harapan kami sungai ini dapat kembali berfungsi seperti sedia kala, dan masyarakat sekitar sadar akan membuang sampah pada tempatnya,” ujarnya.

Sementara itu, ia juga berharap kepada Pemerintah Desa Plawangan, supaya memberikan fasilitas pembuangan sampah untuk mengakomodir sampah yang menumpuk di sembarang tempat.

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan