Resep Kolak Singkong Kuah Santan

Monday, 22 June 2015 | 14:32 WIB
Ilustrasi kolak singkong. (Foto:  thinkstockphotos.com)

Ilustrasi kolak singkong. (Foto: thinkstockphotos.com)

 

mataairradio.com – Setelah hampir selama 14 jam menahan lapar dan haus, ketika waktu maghrib tiba, sudah saatnya bagi yang menjalankan puasa untuk berbuka puasa. Untuk berbuka puasa, sangat dianjurkan bagi yang menjalankan puasa untuk berbuka dengan makanan manis. Dan salah satu makanan manis yang biasa digunakan berbuka adalah kolak.

Kali ini, mataairradio.com akan memberikan satu resep takjil yang dilansir dari laman vemale.com berupa makanan yang manis berupa kolak singkong. Selain sangat mudah untuk membuatnya, kolak singkong dikatakan sebagai makanan yang kaya akan manfaat dan mampu memulihkan energi tubuh setelah seharian berpuasa. Penasaran bagaimana membuat kolak singkong tersebut? Berikut resepnya untuk Anda.

Bahan

3 buah singkong ukuran sedang (kupas kulitnya, cuci lalu potong persegi panjang ukuran 2 x 3 cm)
500 ml air
Garam (secukupnya)
2 lembar daun pandan
50 gram gula pasir
50 gram gula merah (iris tipis agar mudah larut saat dimasak)
200 gram santan kelapa

Cara Membuat

  1. Panaskan air di dalam sebuah panci lalu masukkan singkong yang telah dipotong serta dicuci bersih.
  2. Agar singkong empuk dengan sempurna, gunakan api kecil saat merebusnya dan tutuplah panci.
  3. Masukkan gula pasir, gula merah dan garam secara perlahan.
  4. Aduk hingga rata dan biarkan gula meresap dengan baik ke dalam singkong.
  5. Jangan lupa tambahkan santan kelapa dan daun pandan. Masak hingga aroma kolak singkong harum serta mendidih hingga cukup kental.
  6. Agar santan tidak pecah, usahakan untuk mengaduk kolak singkong dengan baik saat memasaknya.
  7. Jika sudah matang, matikan api dan angkat kolak singkong dari atas kompor.
    Sajikan di gelas atau mangkok saji selagi hangat untuk berbuka puasa.

 

Sumber: vemale.com
Editor: Arif Bahtiar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan