Soloensis, Garage Rockers Asal Surakarta, Merilis Album Mini Perdana

Minggu, 9 November 2014 | 06:32 WIB
Soloensis, grup band beraliran garage rock asal Kota Surakarta. (Foto:facebook.com/soloensissyndrome)

Soloensis, grup band beraliran garage rock asal Kota Surakarta. (Foto:facebook.com/soloensissyndrome)

 

mataairradio.com – Unit garage rock yang tengah mengkilap namanya dan kerap malang melintang di panggung pentas seni sekolah di Kota Surakarta, Soloensis, telah merilis album debut bertajuk Soloensis.

Seperti dilansir dari rollingstone.co.id, album ini melibatkan sejumlah musisi sekotanya seperti Rizky Andila “Gomz” The Mesial Trio, Dhimas “Dhimzfromhell” Matius 3 Ayat 2, dan Gilang Susah Senang Records.

Total hanya memuat enam lagu, lima lagu di antaranya mengusung lirik bahasa Inggris, yakni “Rock n’ Roll Syndrome”, “Kid’s Words When They Taste Smoke”, “Process”, “Brand”, dan “Youth”. Sementara satu lagu sisanya, dengan lirik bahasa Indonesia, merupakan sebuah single yang telah dirilis terlebih dahulu pada 12 Oktober lalu, bertajuk “Tak Lagi Sejati”.

Dengan warna garage rock yang kental, mereka mengaku selebihnya membiarkan khalayak menilai sendiri karakter musik yang mereka tawarkan. “Di bilang psychedelic rock? Musik kami tidak menggunakangear effect yang aneh dan penuh ambience, tetapi kami membawakan manifestasi psikis pada lirik lagu-lagu kami. Dibilang rock? Kami tidak begitu handal dalam skill bermain, tetapi kami selalu berusaha tetap rock menurut kami sendiri,” terang Soloensis dalam rilis resmi.

Terbentuk sejak 2008, Soloensis sempat beberapa kali mengalami perubahan personel, hingga akhirnya kini mereka konsisten dengan formasi kuartet berisi gitaris vokalis-gitaris Gema Isyak, gitaris Pungkas Pinundi, bassist Janu Joni, dan drummer Galang Dick.

Nama Soloensis sendiri terinspirasi dari filosofi manusia purba jenis Homo Soloensis. Lantaran menurut mereka, homo soloensis yang terlahir di pinggiran sungai Bengawan Solo adalah salah satu dari sekian makhluk purba yang sudah bisa berpikir nalar pada lingkungan sekelilingnya, yang mana tercermin dari bagaimana proses mereka memenuhi kebutuhan hidup dengan memanfaatkan benda-benda di sekelilingnya.

Saksikan video penggoda album debut Soloensis di sini.

 
Sumber: rollingstone.co.id
Editor: Arif Bahtiar

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan