Ruang Gerak Wisatawan Menyempit, Operasi ATV Direlokasi

Sabtu, 4 Maret 2017 | 14:21 WIB

Salah seorang pengunjung Pantai Karangjahe tampak bertanya kepada salah seorang penyedia jasa layanan ATV mengenai tata cara operasi kendaraan tersebut di objek wisata Pantai Karangjahe, Rembang, Jumat (3/3/2017). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak pengelola objek wisata Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang berencana merelokasi titik penyediaan dan operasi fasilitas motor ATV (All Terrain Vehicle, red).

Pasalnya, sejak jumlah motor ATV merebak, ruang gerak wisatawan di situs pariwisata unggulan Rembang tersebut, menjadi berkurang.

Ubaidillah, salah seorang pengelola Pantai Karangjahe mengonfirmasi bertambahnya ATV di Karangjahe. Ia pun tak mengingkari, bertambahnya ATV mengundang bahaya bagi pengunjung objek wisata.

“Saat ini penyedia ATV 25 orang dengan jumlah motor sekitar 55 unit. Tahun-tahun sebelumnya hanya 15 unit motor ATV. Jumlah sebanyak ini mengganggu pengunjung, terutama saat hari libur,” katanya.

Merespon potensi bahaya dan menyempitnya ruang gerak wisatawan, pihak pengelola berencana memindahkan sekaligus membatasi operasi ATV hanya pada sisi timur kawasan pantai.

“Pengelola akan kasih aturan dan batas permainan untuk ATV. Insiden pernah tapi korban tidak sampai fatal. Komplain dari pengunjung juga sudah ada. Imbauan sudah sering tapi tidak diiraukan,” katanya.

Handoyo, salah seorang penyedia jasa penyewaan ATV mengaku sengaja menyewakan jasanya dekat dengan pintu masuk untuk mendekatkan layanan dengan pengunjung objek wisata.

“Jika diletakkan di sebelah timur pintu masuk, para pengunjung tidak akan tahu dengan permainan ini. Dan itupun nantinya akan mempersulit pengunjung untuk menyewanya,” katanya.

Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbubpar) Kabupaten Rembang Winaryu Kustiyah menyatakan akan membangun dua akses ke lokasi wisata pada tahun ini.

“Akses keluar-masuk masih jadi satu, sehingga jika untuk bersimpangan mobil kesulitan. Tahun 2017 ini ada rencana pembedaan jalan masuk dan jalan keluar, soal berapa besar anggarannya saya kurang tahu,” bebernya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan