Mantan Terindah, Film Dari Lagu ‘Raisa’

Senin, 13 Oktober 2014 | 14:02 WIB
Potongan poster film Mantan Terindah yang dibintangi Karina Salim dan Edward Akbar. (Foto:sidomi.com)

Potongan poster film Mantan Terindah yang dibintangi Karina Salim dan Edward Akbar. (Foto:sidomi.com)

 

mataairradio.com – Berangkat dari lagu yang dipopulerkan oleh Kahitna dan Raisa di versi barunya, kini ‘Mantan Terindah‘ diangkat menjadi film layar lebar.

Film yang diproduksi oleh Keana Pictures bersama Berlian Entertainment ini diproduseri langsung oleh Aktris cantik Marcella Zalianty.

Sebagai pemeran utama untuk menghidupkan kisah lagunya dalam film, sebagai mana dilansir dari sidomi.com terpilihlah dua bintang muda pendatang baru Karina Salim (Pintu Harmonika) dan Edward Akbar (Street Society) yang disatukan sebagai pasangan kekasih.

Mantan Terindah akan mengisahkan tentang gadis indigo yang bisa melihat masa depan bernama Nada (Karina Salim). Setelah kehilangan sang kakak yang sangat dicintai, Nada menolak ‘penglihatan’ yang menjadi bakatnya.

Setelah beberapa tahun berlalu, ia bertemu seorang lelaki bernama Genta (Edward Akbar). Kehadiran Genta membuat Nada merasakan cinta pertama. Namun Nada punya perasaan kalau ia tak akan bersama Genta untuk seterusnya.

Mantan Terindah yang digarap oleh Farishad Latjuba ini turut dibintangi oleh Salvita Decorte, Angela Nazar, Ray Sahetapy, Tri Yudiman, Maharani Yasmin, Reza Haryadi, dan vokalis dari Kahitna yang merupakan penyanyi asli lagu tersebut, Hedi Yunus.

Mantan Terindah bisa Anda saksikan di bioskop mulai tanggal 6 November 2014. Tertarik untuk menyaksikannya bersama ‘mantan’ Anda sendiri?

Trailernya yang romantis bisa Anda saksikan berikut :

https://www.youtube.com/watch?v=5ZvyMGg7bpE 

 

Sumber: sidomi.com
Editor: Arif Bahtiar




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan