Gus Mus “Dzikir Malam” di Pameran Pesisir

Selasa, 20 Agustus 2013 | 17:38 WIB
KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), didaulat membuka pameran. Sebelum memotong pita tanda dibukanya pameran. (Foto:Wahyu)

KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), didaulat membuka pameran. Sebelum memotong pita tanda dibukanya pameran. (Foto:Wahyu)

REMBANG, MataAirRadio.net – Pesisir atau Persatuan Seniman Rembang menyelenggarakan pameran seni rupa dan pentas pertunjukan bertajuk Maca Kahanan di Sanggar Budaya mulai Senin (19/8) malam. Puluhan lukisan karya seniman Pesisir itu dipampangkan hingga 25 Agustus nanti.

Selain karya para seniman Rembang, pelaku seni rupa dari luar daerah seperti Tuban, Pati, Solo, dan Jakarta, juga turut memamerkan karyanya. Jumlah lukisan yang tersaji di pameran tersebut mencapai 95 karya.

Ada yang berbeda di pameran seni rupa kali ini. Budayawan KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), mengunjukkan karyanya berjudul “Dzikir Malam”. Lukisan tersebut dipajang di bagian muka ruang pamer, berukuran 70×80 centimeter.

Pada pameran tersebut, Gus Mus didaulat membuka pameran. Sebelum memotong pita tanda dibukanya pameran, Gus Mus mengatakan, budaya dan kebudayaan tersisih pada masa belakangan, termasuk di Rembang. Hal ini tak lepas dari dijadikannya politik sebagai panglima pada era pemerintahan sekarang.

Gus Mus juga mengatakan, Rembang memiliki banyak potensi budaya. Selain pelaku seni rupa, Rembang memiliki potensi pelaku seni pertunjukan seperti teater. Namun dia mempertanyakan sikap Pemerintah terhadap potensi-potensi tersebut. Menurut Gus Mus, mestinya Pemerintah bertanggungjawab menampung potensi tersebut dengan memberikan fasilitas yang memadai.

Budayawan yang baru berulang tahun ke-69 pada 10 Agustus kemarin ini mengusulkan, kawasan di sekitar Museum Kartini bisa didesain layaknya Taman Ismail Marzuki di Jakarta dan diberi nama Taman Kartini. Taman tersebut bisa dijadikan sebagai wahana untuk menyelenggarakan acara-acara seni dan kebudayaan seperti seni pertunjukan dan seni rupa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang Sunarto berjanji lebih memperhatikan potensi kebudayaan di kabupaten ini. Hal senada diucapkan sesepuh Pesisir, Budi Dharmawan. Menurutnya, kegiatan-kegiatan untuk mewadahi karya seniman Pesisir akan digiatkan setidaknya melalui acara tahunan. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan