Avenged Sevenfold : ‘Kami Berhutang Kepada Jakarta’

Selasa, 4 November 2014 | 08:37 WIB

 

Avenged Sevenfold (Foto:upload.wikimedia.org)

Avenged Sevenfold (Foto:upload.wikimedia.org)

 

mataairradio.com – Grup rock asal Amerika Serikat, Avenged Sevenfold dikabarkan akan kembali menggelar konser di Indonesia pada 18 Januari 2015 mendatang di Parkir Timur Senayan, Jakarta. Rencana kedatangan Avenged Sevenfold yang ketiga kalinya di Tanah Air ini telah dipastikan melalui situs resmi band, yang merilis jadwal lengkap tur Asia Tenggara pada awal tahun depan.

Selain Jakarta, mereka juga akan mengunjungi Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, Thailand, Malaysia, dan Singapura. Pihak promotor di Indonesia, Dyandra Entertainment telah mengumumkan harga tiket pre-sale yang dibanderol Rp 600.000 untuk kategori VIP festival dan Rp 500.000 untuk kategori festival reguler, harga ini belum termasuk pajak dan biaya administrasi. Pemesanan tiket akan dibuka mulai 6 November melalui berbagai outlet ticketbox resmi.

“Kami berhutang kepada Asia Tenggara karena mereka merupakan para penggemar terbaik kami di dunia, sangat gila disana. Kami tidak pernah datang ke sana lagi saat promosi album terakhir. Kami terpaksa melewatkan Jakarta di era album Nightmare karena panggung yang bermasalah. Kami berhutang kepada mereka,” ujar M. Shadows saat diwawancara Loudwire belum lama ini

Avenged Sevenfold dibentuk pada 1999 dan kini diperkuat oleh M. Shadows (vokal), Zacky Vengeance (gitar), Synyster Gates (gitar), Johnny Christ (bass), dan Arin Ilejay (drum). Total enam album telah mereka rilis hingga kini mulai dari Sounding the Seventh Trumpet (2001), Waking The Fallen (2003), City of Evil (2005), Avenged Sevenfold (2007), Nightmare (2010), hingga Hail To The King (2013).

Seperti ditulis rollingstone.co.id, sebelumnya Avenged Sevenfold telah dua kali menginjakkan kaki di Jakarta, yaitu pada 22 Oktober 2008 dan 1 Mei 2012, namun konser kedua mereka harus dibatalkan karena masalah keamanan panggung. Konser yang rencananya akan digelar di Pantai Karnaval Ancol itu terpaksa dibatalkan setelah pihak Avenged Sevenfold merasa keamanan panggung tidak memadai dan dapat membahayakan seluruh awak band serta penonton. Januari mendatang mereka dijadwalkan untuk kembali lagi dan melunasi hutang yang belum terbayar kepada para penggemarnya di Indonesia.

 
Sumber: rollingstone.co.id
Editor: Arif Bahtiar




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan