14 Agustus, Sembilan Kelompok “Thong-Thong Lek” Tradisional Adu Apik

Kamis, 9 Agustus 2012 | 05:25 WIB
Temu teknik festival “Thong-Thong Lek” di kompleks Sanggar Budaya Rembang, Kamis (9/8). (Foto: Pujianto)

KOTA – Sebanyak 9 kelompok berlomba menjadi “penggugah sahur” terbaik dalam gelaran festival “thong-thong lek” atau musik penggugah sahur selama bulan Puasa di Kabupaten Rembang, Selasa, 14 Agustus mendatang.

Menurut Wakil Ketua Panitia Festival “Thong-Thong Lek” 2012, Muhtar Edy Sucipto saat temu teknik peserta festival tahunan itu di kompleks Sanggar Budaya Rembang, Kamis (9/8), selain 9 kelompok “thong-thong lek” tradisional, festival tersebut rencananya juga akan dimeriahkan oleh 16 kelompok “thong-thong lek” modern.

“Yang dinilai yang (‘thong-thong lek’) tradisional saja. Yang modern sebagai penggembira. Namun, kami masih menunggu sampai dengan 13 Agustus 2012 pukul 12.00 WIB; siapa tahu masih ada kelompok ‘thong-thong lek’ lain di Rembang yang akan mendaftar,” kata Edy.

Seperti diketahui, kelompok “thong-thong lek” tradisional tampil dengan peralatan musik sederhana terdiri atas kentongan, kendang bumbung, dan tamborin. Sementara “thong-thong lek” modern tampil dengan lebih mengedepankan peralatan musik masa kini seperti gitar, drum, keyboard, dan alat musik modern lainnya.

Rencananya, rute festival “thong-thong lek” 2012, akan melalui Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Sutomo, Jalan Kartini, hingga Jalan Pemuda, dan finish di kawasan Perempatan Galonan.

“Setiap kelompok, hanya boleh membawa maksimal 35 orang, terdiri dari 25 orang penabuh “thong-thong lek” dan 10 orang tenaga pengamanan kelompok yang bersangkutan,” katanya.

Edy menyebutkan, nantinya setiap kelompok peserta wajib membawakan lagu wajib “Pepiling” karya Anom Suroto dan “Mencari Berkah” karya Wali. Sementara lagu pilihan masing-masing “Nenekku Pahlawanku” karya Wali, “Zaman Wis Akhir”, “Assalamu’alaikum” karya Opick, “Pacobaning urip”, “Sahabat” karya Rhoma Irama, “Perdamaian” karya Gigi, dan “Perahu Layar”.

Sementara dalam festival ini, pemerintah kabupaten setempat akan memberikan hadiah uang pembinaan sebesar Rp1,5 juta untuk juara pertama, Rp1,25 juta untuk juara kedua, dan Rp1.000.000 untuk juara ketiga. Panitia juga akan memberikan hadiah uang pembinaan masing-masing Rp500.000 untuk juara harapan I, II, dan III. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan