Warga Rembang Tak Lagi Minati BBM Premium

Kamis, 17 Mei 2018 | 17:21 WIB

Seorang petugas melayani pembeli di SPBU Tireman Rembang, April 2018. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Warga di Kabupaten Rembang ditengarai tidak lagi meminati bahan bakar minyak (BBM) jenis premium.

SPBU Tireman yang merupakan satu-satunya penjual premium di Kabupaten Rembang mengungkap tingkat konsumsi BBM yang rendah pada jenis ini.

Supervisor SPBU Tireman Muhammad Syafik menduga, rendahnya konsumsi premium karena masyarakat belum tahu kalau SPBU-nya menjual BBM tersebut.

“Analisis kedua, masyarakat sekarang lebih senang menggunakan pertamax atau pertalite lantaran selisih harganya tidak terlalu besar, sedangkan mutunya lebih baik,” terangnya.

Syafik menegaskan, meskipun tidak banyak masyarakat yang meminati, SPBU-nya tetap akan menyediakan premium.

Apalagi, baru sebulan ini Pertamina menunjuk SPBU-nya untuk jualan bensin.

“Kami mengorder 8.000 liter premium, tetapi serapannya hanya 1.000 liter per hari,” sebutnya.

Tingkat konsumsi ini, menurutnya, selisih jauh dari pertamax dan pertalite yang serapannya tembus 8.000 liter per hari.

Sementara itu, mengenai tingkat order bahan bakar minyak pada Ramadan ini, Syafik mengaku belum melakukan penambahan.

Ia masih mengorder rata-rata 24 kiloliter BBM dengan komposisi 16 kiloliter solar dan delapan kiloliter pertamax atau pertalite ke Pertamina.

Syafik memprediksi, lonjakan konsumsi BBM baru akan terjadi pada momentum mudik, H-7 Lebaran mendatang.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan