Dongkrak Turis, Rembang Bikin DED Pantai Tasikharjo dan Balongmulyo

Senin, 15 Desember 2014 | 15:41 WIB

 

Pantai Cemara Indah Desa Balongmulyo Kecamatan Kragan. (Foto:Rif)

Pantai Cemara Indah Desa Balongmulyo Kecamatan Kragan. (Foto:Rif)

 

KALIORI, mataairradio.com – Pariwisata pantai akan dijadikan sebagai andalan sumber baru pendapatan daerah Rembang. Tahun depan, dua pantai indah di Tasikharjo Kecamatan Kaliori dan Balongmulyo Kecamatan Kragan, akan dibikin detail engineering design atau DED alias gambar detailnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dinbudparpora) Rembang Sunarto mengaku sedang mengumpulkan beberapa bahan kajian untuk menyusun DED pembangunan dua kawasan pantai tersebut.

“Begitu gambar detailnya tuntas dibuat, pengembangan dua pantai itu akan dilakukan,” ungkapnya.

Pada 2015 nanti, Pantai Karangjahe lebih dahulu ditata dengan anggaran Rp1,5 miliar dari Pusat. Pemerintah Pusat pun menggelontorkan dua miliar rupiah untuk penataan makam RA Kartini di wilayah Desa Bulu Kecamatan Bulu.

“Penataan pantai ditempuh untuk mendongkrak turis dan pendapatan daerah,” terang Sunarto.

Ketua Komisi D DPRD Rembang Henry Purwoko mendukung langkah Pemkab yang menempatkan pariwisata pantai sebagai sumber baru pendapatan asli daerah.

“Itu kenapa, rencana penyusunan DED untuk kedua pantai tersebut tak banyak diutak-atik saat pembahasan APBD 2015,” katanya.

Namun pihaknya mengingatkan agar penyusunan gambar detail pembangunan dua pantai tersebut, dilakukan secara utuh dan optimal. Jangan sampai asal-asalan, karena target utama memompa pendapatan daerah melalui sektor pariwisata, sudah harga mati.

“Nilai jual Rembang cukup potensial di sektor pariwisata. Terlebih, pembangunannya dilakukan dengan nyaris tanpa merusak alam dan lingkungan,” imbuh Henry.

Secara terpisah, Kepala Desa Tasikharjo Sutono mengaku bersyukur jika pemerintah melalui dinas pariwisata mau mengelola Pantai Pasir Putih secara optimal.

“Dengan ditata secara baik, objek wisata itu kami yakini bakal tumbuh pesat,” ujarnya.

Apalagi tak jauh dari pantai tersebut segera ada sabuk pantai dari mangrove. Jika pemkab menilai prospektif, semestinya segera dikelola. Selama ini, Pantai Pasir Putih Tasikharjo kerap dijadikan sebagai lokasi perkemahan favorit para pramuka dari Kabupaten Pati, namun tanpa dikutip ongkos.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan