Rembang Segera Luncurkan Layanan Pengadaan Secara Elektronik

Rabu, 29 Februari 2012 | 09:03 WIB


REMBANG – Pemerintah Kabupaten Rembang segera meluncurkan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) untuk penyelenggaraan barang/jasa pemerintah kabupaten setempat, pada awal Maret 2012.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dinhubkominfo) Kabupaten Rembang, Suyono, Rabu (29/2) mengatakan, saat ini data dari seluruh rekanan dan keberadaan tim LPSE kabupaten itu telah siap.

“Data semua rekanan di kabupaten ini dan keberadaan Tim LPSE kabupaten telah siap sehingga peluncuran layanan tersebut akan bisa dilakukan pada awal Maret ini. Disiapkan sembilan orang tenaga khusus untuk mengelola LPSE,” kata dia.

Suyono menjelaskan, layangan pengadaan secara elektronik (LPSE) akan memudahkan penyedia barang/jasa untuk menyampaikan penawaran atas sejumlah kegiatan pengadaan barang/jasa dari Pemkab Rembang.

“Nantinya, setiap kegiatan pengadaan barang/jasa yang diterbitkan oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Rembang dan akan dilayani secara sistematis penawaran penyediaannya oleh LPSE melalui laman www.lpse.rembangkab.go.id,” kata dia.

Ia juga menjamin sistem yang digunakan untuk layanan pengadaan barang dan atau jasa secara elektronik tersebut sudah teruji. “Sebab, sistem yang digunakan untuk LPSE di Kabupaten Rembang juga dipakai Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP),” kata dia.

Suyono menambahkan, untuk keperluan penggunaan LPSE tersebut, pihaknya juga telah menggelar bimbingan teknis (Bintek) yang diikuti oleh perwakilan penyedia barang/jasa di kabupaten itu.

“Tercatat ada sekitar 400 rekanan dari 27 asosiasi penyedia barang/jasa di kabupaten ini yang akan menjadi sasaran penerapan layanan pengadaan secara elektronik. Namun, mereka yang diikutkan dalam bintek hanya perwakilan dari 27 asosiasi tersebut,” kata dia.

Setelah LPSE diluncurkan nantinya, imbuh dia, penyedia barang/jasa di Kabupaten Rembang tidak hanya berasal dari internal daerah itu, tetapi bisa juga berasal dari daerah lain di Indonesia.

“Untuk urusan jaringan, kami bekerjasama dengan PT Telkom sehingga layanan ini sudah bisa digunakan untuk pengadaan barang/jasa di tahun anggaran ini,” kata dia. (Puji)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan