Pengundian Pertokoan Pandangan Wetan Masih Belum Jelas

Minggu, 3 Februari 2013 | 14:37 WIB
Pusat Bordir Rembang di Desa Pandangan belum digunakan

Pusat Bordir Rembang di Desa Pandangan Wetan belum digunakan

KRAGAN – MataAirRadio.net, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Rembang menyatakan belum akan melakukan pengundian nama-nama pedagang pada pertokoan pusat bordir di Desa Pandangan Wetan Kecamatan Kragan, dalam waktu dekat.

Kepala Disperindagkop dan UMKM Rembang Muntoha saat dihubungi reporter MataAir Radio, Minggu (3/2) siang menyatakan, masih ada persoalan yang harus diselesaikan sebelum pengundian.

Tuntutan sebagian warga yang menghendaki penempatan pertokoan oleh mayoritas pedagang asal Desa Pandangan Wetan, dinilai Muntoha sebagai persoalan serius yang harus dicarikan jalan keluarnya terlebih dahulu.

Ia menegaskan, mulanya pihaknya menginginkan secepatnya penentuan pedagang-pedangang yang menempati pertokoan pusat bordir. Namun ketika ada banyak komplain dari warga, ia menyatakan membiarkannya terlebih dahulu sampai ada kesepakatan yang terbaik.

Kepala Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Rembang Muntoha menambahkan, Pemkab menghendaki agar kios dibagi untuk pedagang dari dua desa lainnya di Kecamatan Kragan yakni Pandangan Kulon dan Sumbergayam. Apalagi selain pedagang di kecamatan itu, juga ada yang dari Lasem dan Rembang.

Muntoha menyatakan, cara mendapatkan sepuluh kios di pusat bordir Pandangan Wetan yang gratis atau hanya dibebani retribusi sebesar satu juta rupiah per tahun, diduga menjadi penyebab membeludaknya peminat dan menjadi rebutan 51 pendaftar.

Pihaknya berjanji segera menerjunkan stafnya ke lapangan untuk berkomunikasi dengan Pemerintah Desa Pandangan Wetan guna mencari solusi terbaik agar pertokoan yang sudah terbangun tidak mangkrak.

Seperti dikabarkan sebelumnya, pengundian kios sebenarnya digelar Kamis 31 Januari lalu. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda pengundian akan dilakukan.

Kepala Desa Pandangan Wetan Eko Sugeng Waluyo mengatakan, pengundian perlu segera dilakukan. Apalagi pembangunan fisik pertokoan itu sudah rampung akhir tahun lalu. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan