Eliminasi Kesalahan Manual, Pegadaian Rembang Online

Friday, 16 August 2013 | 16:28 WIB
Nasabah Pegadian.

Nasabah Pegadaian.

REMBANG, MataAirRadio.net – Pegadaian Cabang Rembang ternyata sudah menerapkan layanan online untuk transaksi nasabahnya. Kemungkinan kesalahan manual dalam mengetik nama nasabah dan nilai transaksi, kini bisa ditekan minimal.

Kusworo, Asisten Manajer Pegadaian Cabang Rembang mengatakan, sistem online diterapkan untuk memberikan kemudahan kepada nasabah. Dengan menggunakan sistem baru tersebut sejak Juli kemarin, nasabah bisa melunasi kredit di kantor pegadaian manapun.

Hal ini juga untuk menekan tingkat keterlambatan pembayaran nasabah jika yang bersangkutan sedang berada di luar kota. Hingga Jumat (16/8) siang, pegadaian memberikan informasi sistem online kepada nasabah yang akan bertransaksi.

Hingga Agustus ini, Pegadaian menerapkan sistem online di wilayah Jawa Tengah dan akan menyusul Jawa Timur dan Bali. Namun meskipun bisa melunasi pembayaran kredit di kantor pegadaian manapun, barang yang digadai tetap harus diambil di kantor Pegadaian tempat meminjam kredit.

Nasabah hanya tinggal membawa bukti lunas dan bisa mengambil barang yang digadaikan. Dari pantauan MataAir Radio, terpantau kendala dalam memanfaatkan sistem anyar tersebut. Pelayanan menjadi memakan waktu cukup lama. Lamanya waktu pelayanan disebabkan karyawan belum terbiasa dalam pengisian form.

Sementara itu, mengenai kredit macet di Pegadaian, Kusworo enggan membebernya. Ia hanya menyebutkan, nilainya terbilang kecil. Namun pada saat harga emas mengalami penurunan, sebagian nasabah ada yang memilih tidak menebusnya. Dalam kurun semester pertama tahun ini, Pegadaian Rembang membukukan transaksi rata-rata dua miliar rupiah per bulan. (Pujianto)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan