Sambut Pabrik Semen, Dermaga Baru Disiapkan

Kamis, 7 Maret 2013 | 14:47 WIB
Pelabuhan Umum Nasional (PUN) Tanjung Bonang Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sluke.

Pelabuhan Umum Nasional (PUN) Tanjung Bonang Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sluke.

REMBANG, MataAirRadio.net – Pemerintah Kabupaten Rembang menyatakan siap menyambut pembangunan pabrik PT Semen Indonesia di Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem. Bahkan jalur transportasi untuk mendatangkan alat-alat berat mulai dipersiapkan sejak dini, termasuk membangun dermaga III dan IV di Pelabuhan Umum Nasional (PUN) Tanjung Bonang Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sluke.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Rembang, Suyono kepada reporter MataAir Radio, Kamis (7/3) siang mengatakan, sebagai salah upaya menyambut pembangunan pabrik PT Semen Indonesia, konsentrasi pemkab saat ini memang menyiapkan dermaga III dan IV PUN Tanjung Bonang.

Menurut Suyono, nantinya dua dermaga baru tersebut tak hanya digunakan untuk PT Semen Indonesia saja, namun juga bisa digunakan untuk perusahaan lain maupun bagi kapal-kapal yang memiliki bobot di atas 10.000 grosston

Suyono juga mengatakan, pengerjaan dermaga tiga dan empat PUN Tanjung Bonang sempat terganggu ombak besar. Namun saat ini pembangunan telah memasuki tahap penyelesaian dan pengerjaannya sudah mencapai 70 persen. Suyono memprediksi pada akhir Mei atau awal April mendatang dua dermaga baru tersebut sudah bisa dioperasikan.

Suyono menyebutkan PT Semen Indonesia direncanakan akan mendatangkan alat-alat beratnya ke Rembang pada pertengahan Juli mendatang atau pada akhir tahun 2013 ini.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk secara resmi telah mulai menyiapkan lahan tambang pabrik semen di Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang pada 16 Februari lalu. Diprediksi perusahaan plat merah itu bakal siap beroperasi pada kuartal pertama 2016. Nantinya pabrik semen Rembang I ini bakal memiliki kapasitas produksi sebanyak 3 juta per tahun dengan nilai investasi Rp3,7 triliun. (Afta Ahmad)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan