Koperasi Pasif Di Rembang Didorong Kembali Aktif

Kamis, 12 Juli 2012 | 08:34 WIB

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Dinperindagkop) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Rembang Muntoha, Kamis (12/7). (Foto: Puji)

KOTA – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Dinperindagkop) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Rembang menyatakan bakal mendorong koperasi-koperasi yang sudah pasif agar kembali aktif sebagai momentum Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-65, yang jatuh 12 Juli 2012.

Kepala Dinperindagkop dan UMKM Kabupaten Rembang, Muntoha, Kamis (12/7), mengungkapkan sampai Juli ini, jumlah koperasi dengan berbagai jenis usaha di kabupaten itu mencapai 523 lembaga, namun sebagian besar koperasi itu ditengarai tidak sehat.

“Bahkan sebagian koperasi justru diketahui sudah tidak lagi aktif. Karena itu, melalui momentum Hari Koperasi Nasional ke-65, kami akan berupaya mendorong koperasi yang sudah pasif agar aktif kembali dengan melakukan pembinaan secara intensif,” terangnya kepada suararembang.

Ia menjelaskan, tengara bahwa sebagian besar koperasi berstatus tidak sehat diketahui dari minimnya lembaga penggerak ekonomi rakyat itu yang melaporkan aktivitas usahanya, seperti tidak mengirimkan hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan neraca keuangan triwulanan.

“Tidak banyak koperasi-koperasi yang rajin menggelar RAT dan melaporkan neraca keuangan triwulanan-nya. Karena itu, dalam waktu dekat, kami akan segera melakukan pemetaan,” katanya.

Dikemukakan, dari sebanyak 523 koperasi tersebut, pihaknya akan terlebih dahulu memetakannya dalam kelompok koperasi aktif dan tidak aktif. Setelah itu, lanjutnya, pihaknya akan memilahnya dalam kelompok aktif sehat dan aktif tetapi tidak sehat.

“Sementara koperasi yang tidak aktif sudah tentu tidak sehat. Pada koperasi jenis ini, kami akan lakukan pembinaan secara intensif agar kembali aktif dan sehat,” katanya menegaskan.

Muntoha menyebutkan, dalam rangka mendukung pertumbuhan dan pengembangan koperasi di Kabupaten Rembang, tahun ini, pihaknya telah memberikan rekomendasi kepada tak kurang dari 10 koperasi untuk mendapatkan fasilitasi bantuan dari Kementerian Koperasi.

“Berapa bantuan yang akan diterima kami belum bisa menyebutkan karena sejauh ini belum ada informasi apakah bantuan itu jadi terkucur atau tidak,” kilahnya.

Mantan Kepala Bagian Perekonomian Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang itu juga mengatakan, melalui momentum Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-65, pihaknya berharap kembali dipupuknya koperasi siswa di masing-masing sekolah.

“Menjalankan koperasi secara benar perlu ditumbuhkan sejak dini antara lain melalui kembali digairahkannya koperasi siswa di setiap sekolah,” tandasnya. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan