Kantor Cabang Biro Umrah dan Haji SBL di Rembang Tutup

Senin, 5 Februari 2018 | 17:42 WIB

Kantor cabang dari biro umrah dan haji plus milik PT Solusi Balad Lumampah (SBL) di Jalan Kartini Nomor 39D Rembang,tutup dan baliho papan nama yang sebelumnya terpasang di depan lantai atas kantornya, Senin (5/2/2018) pagi sudah tak terpasang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kantor cabang dari biro umrah dan haji plus milik PT Solusi Balad Lumampah (SBL) di Kabupaten Rembang tampak tutup pada Senin (5/2/2018) pagi.

Selain tutup, baliho papan nama yang sebelumnya terpasang di depan lantai atas kantornya, juga dicopot.

Yulia, salah seorang mitra PT SBL yang bertanggungjawab atas kantor cabang di Rembang berdalih, karyawannya sedang sakit, sehingga tutup.

“Meski tutup, kalau ada permintaan konfirmasi keberangkatan masih kami layani kok,” katanya kepada mataairradio melalui sambungan telepon.

Ia juga mengaku sudah melimpahkan semua urusan ke Kantor Pusat PT SBL di Jalan Dewi Sartika, Bandung.

“Soal kasus dan lainnya, silakan konfirmasi langsung ke Polda Jabar,” katanya.

Pada kesempatan ini, Yulia pun menyatakan bahwa sudah tidak ada lagi jemaah umrah yang harus diberangkatkan dari Rembang, karena semua sudah berangkat pada 31 Desember 2017.

“Kalau yang mendaftar di Rembang dan orang Rembang, tujuh orang, sudah berangkat semua pada 31 Desember 2017,” katanya.

Ia menegaskan, kantor cabang di Rembang, baru berdiri pada 30 September 2017.

“Kalau saya bilang semua sudah berangkat, berarti jemaah yang dari orang Rembang, sudah tidak ada lagi yang masuk daftar keberangkatan,” tegasnya.

Sebelumnya, pemilik perusahaan ini, AJW dan staf perusahaan ER, dikabarkan ditangkap oleh pihak kepolisian di Jawa Barat.

Polisi menyangka dua orang tersangka itu melakukan tindak penipuan dan pencucian uang yang telah merugikan para jemaah haji dan umrah hingga miliaran rupiah.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan