Kandungan 1,125 Juta Ton Batu Bara Belum Layak Dieksploitasi

Kamis, 24 Mei 2012 | 08:27 WIB


GUNEM – Kabupaten Rembang menyimpan potensi batubara hingga 1,125 juta ton, namun bahan tambang itu belum bisa diekploitasi dalam waktu dekat lantaran umurnya yang masih muda.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Rembang, Agus Supriyanto, Kamis (24/5) menyebutkan, kandungan batu bara muda di daerah ini terdapat di wilayah Kecamatan Gunem dan Sale.

“Ada sekitar 75 hektare lahan potensial batu bara di wilayah Picis, Gunem dan 80 hektare di Ngandang, Sale. Dari kedua wilayah itu, total kandungan batu baranya mencapai 1,125 ton,” kata Agus menyebutkan.

Menurut Agus, selain karena umurnya yang masih muda, kandungan batu bara sebanyak itu belum cukup ideal untuk dieksploitasi, apalagi oleh industri besar.

“Biaya ekploitasinya mungkin tidak sepadan dengan hasil yang bakal diperoleh jika ditambang saat ini,” tegasnya.

Apalagi, kata Agus, lignit atau batu bara muda memiliki tingkat kemanfaatan yang masih rendah sebab kandungan airnya masih sangat tinggi dan kadar karbonnya pun rendah.

“Kandungan air dan sulfur yang tinggi. Jika pun mau dimanfaatkan, paling banter hanya untuk menopang bahan bakar PLTU,” terang Agus.

Karena itu, kata Agus menambahkan, potensi tersebut akan cenderung dibiarkan untuk sementara waktu sambil menunggu tingkat ketuaannya.

Seperti diketahui, pengubahan lapisan pembentukan batu bara menjadi bermacam-macam jenis atau kelas batu bara sesuai dengan umurnya, terjadi akibat panas dan atau tekanan secara akumulatif. (Puji)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan