Jelang Lebaran, Wabup Hanies Sidak ke Pasar Ini Hasilnya

Kamis, 28 April 2022 | 22:30 WIB

Wakil Bupati Rembang M Hanies Cholil Barro’ berasama rombongan melakukan sidak di Pasar Kota Rembang, Kamis (28/4/2022) pagi. (Foto: mataairradio.com)

KOTA, mataairradio.com – Wakil Bupati Rembang M Hanies Cholil Barro’ melakukan sidak ke Pasar Tradisional di Kota Rembang, pada Kamis (28/4/2022) pagi, menjelang perayaan hari Lebaran tahun ini.

Sidak itu, kata Gus Hanies sapaan akrab Wabup Rembang, untuk memantau kondisi terkini di Pasar Rembang.

Dalam inspeksi yang dilakukannya, ia memastikan pasar steril dari makanan maupun minuman yang kadaluarsa dan tak layak konsumsi, serta untuk memantau tren terkini harga-harga barang.

“Pagi ini, empat hari jelang Lebaran, saya memantau langsung tingkat harga-harga kebutuhan pokok di Pasar Rembang,” terangnya.

Dari hasil sidak yang Wabup Hanies lakukan, hasilnya normal tidak ditemukan makan dan minuman yang tak layak konsumsi. Selain itu, Gus Hanies mengungkapkan, kenaikan harga sejumlah barang di Pasar Kota Rembang masih tergolong standar atau masih wajar.

“Dari hasil bincang dengan pembeli dan pedagang, kenaikan tingkat harga-harga masih dalam taraf wajar,” ungkapnya.

Ia menuturkan, saat sekarang, harga cabai rawit misalnya masih normal, yakni berada di kisaran Rp14 ribu sekilo, sedangkan harga daging ayam Rp40 ribu per kilogram.

“Hasil pantauan hari ini, saya tidak menemukan produk kedaluwarsa dan makanan atau minuman dengan kandungan zat berbahaya. Harga-harga juga masih standar,” imbuhnya.

Sementar itu, Kepala Bidang Pasar Dan Pedagang Kaki Lima Dinas Perindustrian Persagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Rembang, Setyo Budi Utomo yang ikut dalam rombongan Wakil Bupati untuk sidak mengatakan, pihaknya memastikan keamanan Pasar Kota Rembang, di tengah lonjakan pengunjung menjelang Lebaran. Terutama di los khusus pedagang pakaian.

Setyo mengatakan, untuk teknis pengamanannya apabila tenaga pasar kewalahan, maka pihaknya akan meminta bantuan dari petugas Satpol-PP dan Dinas Perhubungan.

“Ditangani tenaga internal kita dulu, dari sisi keamanan dan ketertiban. Kalau kewalahan, baru minta bantuan Satpol PP dan Dishub. Tapi dari Dishub sendiri sudah standby di sini,“ jelasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil

Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan