Jelang lebaran, Penjual Kue Laris Manis

Rabu, 15 Agustus 2012 | 15:48 WIB
Ilustari

Rembang, mataairradio.net – Menjelang Lebaran, bukan saja toko pakaian dan kebutuhan pokok yang diserbu pembeli. Toko kue pun laris manis diburu kaum ibu.

Berdasar pantauan lapangan mataairradio.net, sepekan sebelum Lebaran, toko-toko yang menjajakan kue dan aneka camilan banyak diminati para ibu rumah tangga. Kebanyakan kaum ibu memborong kue kering untuk suguhan Lebaran.

Menurut penuturan salah seorang penjual kue yang berjualan di sebelah utara Perempatan Sulang, Kholifah,  sepekan menjelang Lebaran, tokonya sudah diserbu banyak pembeli yang didominasi kaum ibu.

“Kebanyakan ibu-ibu membeli dalam jumlah banyak untuk suguhan Lebaran. Yang paling diminati adalah kue kring yang bisa tahan lama karena tak takut basi,” katanya, Rabu (15/8).

Ia menambahkan, saking banyakanya pembeli, ia terpaksa harus menambah jumlah karyawan. “Biasanya kami hanya mempekerjakan empat karyawan. Sekarang kami menambah tiga lagi untuk melayani pembeli,” tambahnya.

Hal senada disampaikan salah seorang penjual kue kering di Pasar Induk Kota Rembang, Sholeh. Menurutnya, omzet penjualan kuenya naik sejak awal Ramadhan silam. “Sejak Ramdhan setiap harinya omzet penjualan kue mengalami peningkatan. Puncaknya terjadi sejak Ahad lalu, tepat sepekan sebelum Lebaran. Besar kemungkinan, puncak penjualan akan terjadi dalam satu dua hari kedepan,” terangnya.

Salah seorang pembeli kue asal Desa Lambangan Kulon, Nurul, mengatakan, pada setiap hari Lebaran banyak sanak famili dan tetangga yang datang ke rumah untuk bersilaturahim. “Karenanya, kami harus menyediakan banyak kue untuk suguhan. Berapa pun banyak uang yang harus kami keluarkan untuk membeli kue suguhan, demi momentum Idulfitri, kami tidak eman,” katanya.

Bagi sebagian besar masyarakat Rembang, menyediakan aneka kue untuk suguhan Lebaran sudah merupakan hal yang lazim dilakukan. Bahkan, menurut pemahaman sebagian masyarakat, semakin banyak kue yang dihidangkan saat Lebaran, pertanda semakin tinggi derajat kedermawanan seseorang.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan