Harga Sapi Masih Standar Jelang Hari Raya Kurban

Friday, 3 July 2020 | 14:45 WIB

Usaha penggemukan sapi di Desa Nglojo Kecamatan Sarang, milik Eksan. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Jelang hari raya Idul Adha (Kurban) yang diperkirakan akan jatuh pada 31 Juli 2020 mendatang, harga hewan kurban jenis sapi masih standar atau belum mengalami kenaikan signifikan seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini diperkirakan efek dari Pandemi Covid-19, yang berdampak ke semua sektor, seperti sektor ekonomi.

Salah satu pengusaha penggemukan sapi asal Desa Nglojo Kecamatan Sarang, Eksan mengungkapkan, harga sapi pada saat ini masih belum mengalami kenaikan.

Walaupun begitu ia mengaku, peternak masih memperoleh keuntungan apabila menjual sapi pada saat ini. Beberapa waktu terakhir dirinya menjual sapi berbobot 360 kilogram, berumur dua tahun lebih dengan harga Rp18 juta.

“Saat ini harga pasaran satu ekor sapi untuk kurban berkisar Rp18-30 juta, tergantung ukuran dan bobot sapinya,” ungkapnya kepada mataairradio.com baru-baru ini.

Dirinya mengungkapkan, sejak adanya wabah covid-19, pihaknya menggunakan media sosial daring dalam memasarkan sapi ternakannya.

Berbeda dengan saat sebelum ada pandemi, ia dapat menjual sapi-sapinya di pasar hewan yang ada dibeberapa kecamatan di Kabupaten Rembang.

“Ya semoga saja seminggu atau dua minggu kedepan jelang kurban harga bisa naik,” harapannya.

Pardi Warga Desa Tuyuhan Kecamatan pancur mengaku sudah lama mengumpulkan uang untuk sembeli sapi dan berniat berkurban pada tahun 2020 ini.

“Iya tahun ini berencana akan kurban, insyaallah. Tinggal nanti mencari sapi yang cocok sesuai harga, bobot dan usianya, karena masih mempunyai waktu sekitar satu bulan,” ujarnya.

 

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor : Mukhammad Fadlil




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan