Harga Sapi Mahal, Harga Kulit Naik Tipis

Senin, 4 Februari 2013 | 17:22 WIB

REMBANG – MataAirRadio.net, Pedagang kulit sapi di Kabupaten Rembang belum sepenuhnya gembira meski kini harga kulit naik tipis sekitar Rp1.000 hingga Rp1.500 per kilogram.

Menurut salah seorang pedagang kulit sapi asal RT 3 RW 4 Dusun Jambangan Desa Padaran Kecamatan Rembang, Haji Abdul Halim yang dihubungi reporter MataAir Radio, Senin (4/2) siang, pasokan kulit sapi kini sepi seiring mahalnya harga daging.

Ia menyebutkan, harga kulit sapi basah kini berkisar antara Rp13.500 hingga Rp14.000 per kilogram. Sementara harga kulit sapi yang telah digarami mencapai Rp17.000 per kilogram. Satu lembar kulit sapi basah bisa berkisar antara 25-35 kilogram.

Padahal akhir tahun lalu, harga kulit sapi basah hanya Rp12.500 per kilogram sedangkan harga kulit sapi yang telah disimpan atau digarami tak lebih dari Rp16.000 per kilogram.

Haji Abdul Halim mengatakan, kenaikan sebesar Rp1.000 hingga Rp1.500 per kilogram tidak banyak memberikan keuntungan, sebab biaya pengolahannya butuh biaya besar, terutama penggunaan garam berkualitas untuk menyimpan kulit.

Haji Abdul Halim yang mewakili pedagang kulit lainnya di Kabupaten Rembang menambahkan, pada saat harga sapi mahal seperti sekarang dalam sehari dirinya hanya mampu mengepul lima hingga tujuh lembar kulit sapi basah.

Padahal ketika harga sapi masih murah, dalam sehari, dirinya bisa mengumpulkan 15 lembar kulit sapi basah. Penyebabnya, menurut Haji Halim, adalah minimnya jumlah sapi yang dipotong oleh jagal.

Kulit sapi yang dikepulnya biasa disetorkan kepada bos di Surabaya, Tuban, selain di Sale Kabupaten Rembang. Namun tergantung juga permintaan yang paling menjanjikan harga dan pembayaran yang tepat.

Menurut Haji Abdul Halim, kulit sapi yang disetorkan ke sejumlah bos itu selanjutnya dikirimkan ke sejumlah negara. Kulit sapi ada yang diproses menjadi jaket kulit atau bahan lain hingga menjadi kerupuk rambak.

Saat ini harga sapi di tingkat peternak berkisar antara Rp7,5 juta hingga Rp8 juta per ekor. Belakangan, peternak di Kabupaten Rembang sudah mampu menjual sapi dengan harga Rp35.000 per kilogram timbangan hidup. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan