Empat Pasar di Rembang Dibangun Tahun Ini

Kamis, 6 Juli 2017 | 14:58 WIB

Pasar Sulang akan diperbaiki oleh Pemerintah dengan dana alokasi khusus (DAK) pada tahun 2017. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Empat pasar tradisional di Kabupaten Rembang akan dibangun pada tahun 2017 guna menggeliatkan perekonomian di daerah ini.

Kepala Bidang Bina Pasar pada Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Rembang Isnan Suprayogi menyebutkan, empat pasar itu berada di Kecamatan Lasem, Sulang, Sale, dan Pamotan.

“Tahun ini, kita akan bangun Pasar Jolotundo Lasem, Pasar Sulang, Pasar di depan Masjid Pamotan atau di eks Kawedanan Pamotan, dan Pasar Desa Wonokerto Sale,” kata Isnan pada Kamis (6/7/2017) pagi.

Menurutnya, pembiayaan pembangunan empat pasar tersebut berasal dari sumber yang tidak sama. Pasar Jolotundo dan Pasar Sulang akan dibiayai pembangunannya dengan dana alokasi khusus atau DAK.

Sementara Pasar Wonokerto dibiayai dengan dana tugas pembantuan atau TP APBN 2017. Adapun Pasar depan Masjid Pamotan atau di eks Kawedanan Pamotan dibiayai murni oleh APBD Kabupaten Rembang.

“Pasar Jolotundo dianggari sekitar satu miliar rupiah, sedangkan Pasar Sulang sekitar Rp900 juta. Kalau Pasar Wonokerto dianggari enam miliar dan yang di Pamotan Rp12,8 miliar,” terangnya kepada mataairradio.com.

Ia membenarkan, dari empat pasar yang akan dibangun ini, satu pasar di antaranya merupakan pasar baru, yakni Pasar Wonokerto. Sebab selama ini, pasar di Wonokerto masih sebatas pasar tiban.

“Itu nanti Pasar Wonokerto dibangun benar-benar baru di atas tanah milik desa, namun sudah dilakukan apraisal sehingga nanti menjadi aset milik pemerintah. Jadi warga tidak lagi melarikan uang belanjanya ke Jatirogo (Tuban, red.),” jelasnya.

Mengenai pembangunan pasar di depan Masjid Pamotan atau di eks Kawedanan Pamotan yang urung dilakukan oleh pihak ketiga atau pengembang, Isnan menyatakan bahwa hal itu telah lewat kajian Pemkab Rembang.

“(tidak jadi dibangun oleh pihak ketiga) Karena banyak repotnya nanti. Sebab semangat kami membantu masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi di Rembang ini bisa meningkat,” katanya.

Namun ketika disinggung mengenai apakah perencanaan pembangunan empat pasar tradisional tersebut sudah sepenuhnya tuntas dan sudah masuk ke unit layanan pengadaan (ULP), Isnan menyatakan belum.

“Bahkan khusus untuk pembangunan pasar yang di Pamotan, mungkin saja tidak akan cukup waktu dikerjakan pada tahun ini karena sampai sekarang gambar perencanaan belum selesai,” ujar dia.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan