Desa di Pancur Berhasil Produksi Sabun Lokal

Senin, 1 Februari 2016 | 15:59 WIB
Ruang produksi sabun "pandan wangi" yang merupakan usaha berbasis komunitas di Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Ruang produksi sabun “pandan wangi” yang merupakan usaha berbasis komunitas di Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

PANCUR, mataairradio.com – Puluhan warga di Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur berhasil memproduksi produk sabun lokal yang mereka beri nama “pandan wangi”.

Produksi sabun lokal ini akan dikuatkan dengan pembentukan badan usaha milik desa (BUM-Des).

Kepala Desa Tuyuhan Mulyadi menyebutkan, produk sabun lokal yang sudah dibuat adalah sabun cuci cair, cuci piring, dan sabun colek.

“Produk sabun kami sudah diluncurkan pada 23 Desember 2015 dan mendapat sambutan hangat di masyarakat,” ujarnya kepada reporter mataairradio, Senin (1/2/2016) pagi.

Bahkan menurut kepala desa, stok produksi sabun yang dikerjakan bersama 20 warga dengan peran masing-masing itu, kini sudah menipis.

“Produk sabun lokal ini nanti akan kami sandingkan dengan pasar lontong ketika hendak dinaungi oleh BUM-Des,” terangnya.

Saat berbincang dengan reporter mataairradio, Mulyadi juga menyebutkan bahwa bahan baku produksi sabun lokal itu merupakan bantuan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

“Kalau keterampilan membuat sabun dibekali oleh pihak ITB Bandung,” bebernya.

Saat ini, produk sabun lokal dari Desa Tuyuhan, sudah beredar di seluruh Kecamatan Pancur, bahkan mulai merambah Lasem karena terpajang di toko milik BMT Bina Umat Sejahtera.

“Perkembangan usaha ini kami harapkan mampu menjadi salah satu lapangan pekerjaan warga,” tandasnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Rembang Selamet Haryanto mengakui, jumlah desa yang memiliki BUM-Des masih tergolong sedikit.

Pihaknya perlu mendorong agar desa-desa di Kabupaten Rembang memiliki BUM-Des melalui sosialisasi terhadap masyarakat.

Selain produk sabun lokal, beberapa BUM-Des yang kini sedang dirancang oleh sejumlah desa misalnya jasa persewaan alat pesta dan pengelolaan air minum desa.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan