BBM Naik, Rekomendasi Tetap Berlaku

Kamis, 20 Juni 2013 | 13:45 WIB
Antrean Pembeli Bensin di SPBU Galonan Rembang. (Foto:Puji)

Antrean Pembeli Bensin di SPBU Galonan Rembang. (Foto:Puji)

REMBANG, MataAirRadio.net – Surat rekomendasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi pelaku usaha mikro dan pengecer akan tetap berlaku meski Pemerintah menaikkan harga bensin dan solar.

Menurut Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Rembang Sugiyanto, Kamis (20/6) pagi, pemberlakuan surat rekomendasi tersebut guna menghindari penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Ia juga mengatakan, sebelum kenaikan BBM diputuskan secara resmi oleh Pemerintah, rekomendasi akan tetap diberikan namun dengan berhati-hati. Sebab, rekomendasi memang rawan diselewengkan.

Namun, Sugiyanto menegaskan, dalam surat rekomendasi, pengecer misalnya tidak bisa membeli BBM bersubsidi seenaknya karena dibatasi maksimal 600 liter per bulan atau maksimal 20 liter per hari.

Kepala Bidang Perdagangan menambahkan, karena rekomendasi pembelian BBM bersubsidi tetap berlaku, maka Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2012 yang mengatur pembatasan dan institusi penerbit surat rekomendasi, belum akan ditinjau ulang.

Diterangkannya, selain pengecer yang hanya dijatah 600 liter BBM bersubsidi per bulan, dipastikan hanya usaha mikro atau usaha dengan modal di bawah Rp50 juta yang akan dilayani surat rekomendasi dari pihaknya.

Sugiyanto menegaskan, khusus untuk penerbitan surat rekomendasi pembelian BBM bagi usaha mikro, pihaknya akan melakukan survei terlebih dahulu ke yang bersangkutan.

Ia mencontohkan, jika misalnya usahanya berupa jasa penggilingan selepan beras dan hanya butuh 10 liter BBM per hari, maka hanya akan direkomendasi pembelian BBM maksimal 300 liter.

Sebagaimana diberitakan, DPR telah mengizinkan Pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi seiring telah ditetapkannya APBN-Perubahan 2013. Namun Pemerintah belum secara resmi mengumumkan kenaikan tersebut.

Menurut rencana, harga BBM jenis bensin akan naik Rp2.000 per liter dari Rp4.500 menjadi Rp6.500, sedangkan BBM jenis solar akan naik Rp1.000 per liter dari Rp4.500 menjadi Rp5.500. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan