Banyak Lowongan CPNS, Kiriman Surat Pos Naik

Selasa, 31 Juli 2012 | 09:15 WIB
Layanan pengiriman surat pos di Kantor Pos Rembang, Selasa (31/7). (Foto: Puji)

KOTA – Jumlah pengiriman surat melalui Kantor Pos Rembang mengalami kenaikan hingga 120 persen lantaran banyak warga di kabupaten ini mendaftarkan diri untuk mengisi lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di berbagai instansi baik di tingkat provinsi maupun pusat.

“Belakangan ada sejumlah instansi di tingkat provinsi maupun pusat yang membuka lowongan CPNS. Para pelamar harus mengirimkan berkas persyaratan setelah mendaftar secara online,” kata Pos Master pada Kantor Pos Rembang, Adriyanto Secodiwiryo, Selasa (31/7).

Ia mencontohkan lowongan di Departeman Agama Semarang. “Sepekan terakhir banyak yang mengirimkan berkas persyaratan CPNS ke alamat Depag Semarang,” kata dia.

Selain di Depag Semarang, lowongan CPNS juga dibuka seperti di Departemen Hukum dan HAM serta Badan Pusat Statistik.

Ia menyebutkan, dalam seminggu terakhir, jumlah surat yang dikirimkan melalui Kantor Pos Rembang berkisar 120-140 pucuk per hari. “Kebanyakan tujuan luar kota dalam provinsi,” katanya.

Mereka yang sudah mengirimkan suratnya melalui pos, terutama yang menggunakan layanan pos ekspres, kata Seco, bisa memanfaatkan fasilitas cek jejak lacak surat.

“Tinggal diketikkan nomor ‘barcode’ di layanan cek jejak lacak surat di situs PT Pos Indonesia akan diketahui posisi surat sudah sampai mana,” jelasnya.

Ia menambahkan, layanan pos ekspres yang dirintis PT Pos Indonesia sejak dua tahun terakhir, untuk Kantor Pos Rembang, sudah mampu melayani seluruh wilayah di Jawa Tengah.

“Jawa Timur juga bisa kami layani pos ekspres (surat dikirim dan tiba H+1, red.), kecuali Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso,” ujarnya. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan