450 UKM di Rembang Diberi Ilmu Pemasaran

Thursday, 19 January 2017 | 18:04 WIB

Sebanyak 450 usaha kecil dan menengah (UKM) di Kabupaten Rembang binaan PT Semen Indonesia diberikan pelatihan marketing atau pemasaran di Balai Kartini, Kamis (19/1/2017). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sebanyak 450 usaha kecil dan menengah (UKM) di Kabupaten Rembang binaan PT Semen Indonesia diberikan pelatihan marketing atau pemasaran di Balai Kartini, Kamis (19/1/2017).

Direktur Utama PT Semen Gresik Sunardi Priono Murti mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian dari visi menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Rembang yang hingga kini masih menempati posisi ketiga dari bawah di Jawa Tengah.

Menurutnya, jalinan kemitran dengan usaha kecil dan menengah di Rembang merupakan salah satu bentuk program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

“Di Tuban, sejak 1994, kami punya 6.000 mitra binaan. Di Rembang ada 600 mitra binaan, tapi hari ini kami undang 450. Dari 10 kota di Jateng, Rembang terpilih sebagai yang ke-4 yang mendapatkan pelatihan semacam ini (pelatihan marketing, red.),” ujarnya.

Sunardi menyebutkan, perusahaan telah menyalurkan Rp8,3 miliar dalam bentuk dana bergulir. Ia meminta, bagi pihak yang sudah mendapat dana tersebut agar konsisten menggulirkannya.

“Yang kami lakukan, di mana kami ada, kami tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Silakan acara semacam ini dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ungkapnya, Kamis (19/1/2017) pagi, di Balai Kartini Rembang.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menilai positif kegiatan tersebut. Menurutnya pelatihan pemasaran bagi UKM akan mampu memengaruhi tingkat perkembangan ekonomi di Rembang.

“Saya terima kasih kepada PT Semen Indonesia, karena sudah membuktikan komitmennya untuk sama-sama membangun perekonomian di Rembang. Mudah-mudahan kontribusi ini membawa dampak baik terhadap pertumbuhan ekonomi bagi Rembang,” ujarnya.

Hafidz juga mengatakan bahwa menurut pakar ekonomi, kalau UKM kuat maka perekonomian akan juga kuat. Menurutnya, UKM merupakan kekuatan untuk menumbuhkan perekonomian di Indonesia.

“UKM harus tekun dan jangan cengeng. Kalau tidak berhasil di bidang A, cari tahu penyebab kenapa nggak berhasil. Jangan langsung pindah ke B. Kalau begitu terus, nggak akan berhasil,” ujarnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan