Tahun Ini YPPI Rembang Mewisuda 142 Mahasiswa

Kamis, 19 Agustus 2021 | 15:25 WIB

Para Pimpinan Senat STIE YPPI Rembang, saat prosesi Wisuda Program Sarjana Lulusan 2021, pada Kamis (19/8/2021) di Halaman Kampus setempat. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPPI Rembang mewisuda sebanyak 142 mahasiswa dari berbagai program studi, pada Kamis (19/8/2021) pagi.

Ketua Panitia Wisuda XVIII STIE YPPI Rembang, Riskin Hidayat menjelaskan, prosesi wisuda bagi para mahasiswa dilaksanakan dengan konsep drive true. Dimana jumlah wisudawan dibagi menjadi beberapa keloter dengan menggunakan kendaraan.

Tekniknya, wisudawan masuk dari pintu belakang kampus, kemudian turun dari kendaraan di tempat yang ditentukan untuk mengikuti prosesi wisuda. Pada tahap ini wisudawan dibuat antrean per 10 orang, sesuai urutan dan keloter yang sudah ditentukan.

“Acara wisuda dengan kosep drive true ini sebagai solusi dalam mengelar acara wisuda di saat pandemi seperti pada saat ini. Apalagi Rembang masih menerapkan aturan PPKM level 3. Peserta dan panitia diwajibkan menaati prokes. Kami sediakan tes Genose juga,” jelasnya kepada awak-media.

Riskin menambahkan, dari total mahasiswa yang diwisuda perinciannya 95 mahasiswa program studi (Prodi) manajemen dan 47 mahasiswa prodi akuntansi. Sedang jumlah wisudawan dengan predikat Cumlaude ada 22 mahasiswa prodi manajemen dan 24 mahasiswa dari prodi akuntansi.

Wisudawan terbaik dari prodi manajemen diraih oleh Ummu Zulfa dengan IPK 3,90 dan Devi Andriyani mahasiswa dari prodi akuntansi dengan IPK 3,93.

Wisuda yang digelar STIE YPPI Rembang pada tahun ini merupakan kali ke-18. Total sudah ada 1.753 alumni mahasiswa.

“Para wisudawan yang hari ini (Kamis, 19 Agustus 2021) disahkan menjadi sarjana dalam proses penyelesaian tugas akhir (Skripsi, red.) penuh dengan tantangan. Karena bimbingan dilakukan secara daring,” ungkapnya.

Sementara itu, ditargetkan pada tahun depan STIE YPPI Rembang akan naik level menjadi Universitas YPPI Rembang (UYR).

Dengan penambahan tiga jurusan atau program studi. Namun pada saat ini baru satu jurusan yang sudah mendapat izin dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) Republik Indonesia.

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan