Biar Maju, Madin Diminta Miliki Tiga Disiplin

Minggu, 15 Oktober 2017 | 13:13 WIB

Ilustrasi. Suasana belajar di madrasah diniyah. (Foto: republika.co.id)

 

PAMOTAN, mataairradio.com – Pemerintah Kabupaten Rembang menilai madrasah diniyah sebagai lembaga pendidikan yang memberikan kontribusi penting bagi daerah, selain juga bagi bangsa dan negara.

Pemerintah menyatakan berupaya menunjukkan komitmennya guna kelangsungan Madin, namun lembaga pendidikan Islam itu mesti membangun disiplin, setidaknya pada tiga hal pokok.

Bupati Rembang Abdul Hafidz yang memberikan sambutan pada jambore madrasah diniyah di Desa Pamotan, baru-baru ini, mengungkapkan, Madin mesti memiliki disiplin administrasi, keuangan, dan waktu.

Kedisiplinan waktu terutama, menurut Bupati, mesti diterapkan tidak hanya bagi murid, tetapi juga terhadap gurunya.

“Kalau tidak memenuhi tiga disiplin tersebut, jangan harap Madin bisa maju,” katanya.

Ketua Forum Koordinasi Madrasah Diniyyah dan Takmiliyyah (FKDT) Kabupaten Rembang, Sunarko mengatakan, upaya memajukan Madin antara lain dilakukan lewat jambore madrasah diniyah.

“Jambore merupakan ajang bagi Madin guna meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar-Madin se-Kabupaten Rembang, sekaligus meningkatkan kemampuan santri-santri Madin,” ujar dia.

Peserta jambore Madin adalah perwakilan Madin dari setiap kecamatan dengan mengirimkan dua regu terdiri atas regu putra dan putri.

Jambore yang berakhir Sabtu malam, 14 Oktober 2017, diisi dengan kegiatan antara lain pentas seni, silaturahmi, dan pengajian.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan