Dealer Yamaha Harpindo Jaya Rembang Dibobol Pencuri

Kamis, 27 Februari 2014 | 16:49 WIB
Dealer Yamaha Harpindo Jaya di Jalan Diponegoro Rembang, menjadi sasaran pencurian, Kamis (27 2) dini hari. (Foto Pujianto)

Dealer Yamaha Harpindo Jaya di Jalan Diponegoro Rembang, menjadi sasaran pencurian, Kamis (27 2) dini hari. (Foto Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Dealer Yamaha Harpindo Jaya yang berada di tepi Jalan Diponegoro, wilayah Desa Tasikagung Kecamatan Rembang, dibobol pencuri pada Kamis (27/2) dini hari. Pelaku diduga masuk setelah merusak tembok sisi timur dealer milik PT Cipto Galawahana ini.

Terbobolnya dealer resmi penjualan sepeda motor merek Yamaha ini, pertama kali diketahui Sulistiyanto. Karyawan dealer asal Ketanggi Rembang ini datang sekitar jam delapan pagi dan hendak membuka pintu depan dealer. Ternyata setelah masuk, tembok sebelah timur sudah jebol dan berlubang. Sulis menghubungi pimpinan dealer untuk selanjutnya melaporkan pencurian itu ke Mapolsekta Rembang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pencuri menggasak delapan accu sepeda motor serta satu unit komputer jinjing atau laptop merek compac dan satu unit laptop merek accer berisi program Yamaha F1. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta. Kepala Bagian Humas Polres Rembang AKP Mohammad Mansur mengatakan, polisi masih menyelidiki kasus ini, termasuk mendalami kemungkinan pelaku merupakan residivis kambuhan.

Sementara itu, polisi yang mendapat laporan segera melakukan olah tempat kejadian perkara. Untuk kelancaran penyelidikan, dealer tidak beroperasi penuh pada hari itu. Aksi pencurian dengan membobol toko serba ada, salon, kantor pos, kantor pembiayaan, dan dealer sepeda motor, berderet di jajaran pekerjaan polisi sejak awal tahun.

Kabag Humas mengaku, tim buru sergap dari Satuan Reserse Kriminal Polres Rembang sudah disebar dan bekerja maksimal untuk mengungkap serangkaian kasus pencurian yang terjadi. Memang hingga Kamis (27/2) petang, belum ada satu pun pelaku yang berhasil ditangkap. Namun polisi mengaku terus bekerja.

Pihak kepolisian meminta kepada masyarakat agar waspada dan siaga dini pencurian. Aksi kawanan maling ini perlu ditangkal dengan penggiatan patroli oleh polisi yang diimbangi penguatan keamanan oleh pihak pemilik usaha. Jika diperlukan, kamera pengintai canggih, bisa dimanfaatkan.

Kapolres Rembang AKBP Muhammad Kurniawan dalam sebuah kesempatan wawancara dengan MataAir Radio menyatakan, polisi tidak sedang berpangku tangan. Penyelidikan secara intensif dilakukan. Dia juga mengaku tidak bekerja secara sendiri. Masyarakat perlu membantu pihaknya dengan memberikan informasi sekecil apapun, guna mengungkapkan serangkaian kasus pencurian di wilayah hukum Polres Rembang. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan