Wisatawan Makin Berminat Kunjungi Rembang

Jumat, 22 Juni 2018 | 19:06 WIB

Gunungan ketupat diarak menuju lokasi pembukaan Syawalan di Rembang, Jumat (22/6/2018). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang menyebut wisatawan makin berminat mengunjungi objek-objek wisata di daerah ini.

Dinbudpar mencatat, Sejak Januari 2018 hingga Mei kemarin, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Rembang sebanyak 565.109 orang. 101 orang di antaranya adalah wisatawan asing.

Jumlah wisatawan itu jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, meningkat 283.009 orang, karena pada Januari hingga Mei 2017, angka pelancong hanya 282.100 orang.

“Kami optimistis, jumlah wisatawan yang berkunjung ke daerah ini akan melampaui catatan tahun lalu yang 1.266.641 orang,” kata Kepala Dinbudpar Rembang Dwi Purwanto.

Dwi Purwanto menyebutkan, catatan setengah juta lebih wisatawan yang berkunjung ke Rembang dalam kurun lima bulan lalu, dihimpun dari 14 destinasi wisata di daerah ini.

Belasan destinasi wisata itu di antaranya Pantai Pasir Putih Tasikharjo, Kartini, Karangjahe, Caruban, Nyamplung, dan Balongan.

Kemudian Pasujudan Sunan Bonang, Makam dan Museum Kartini, serta Kota Tua Lasem.

Berikutnya adalah wisata Hutan Mangrove, Agrowisata De Kampoeng, Sendangcoyo, dan Watu Congol.

Dwi mengungkap catatan kunjungan wisatawan itu saat membuka perayaan Syawalan di halaman Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang, Jumat (22/6/2018) pagi.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengapresiasi tingkat kunjungan wisatawan yang melonjak dalam dua tahun terakhir, termasuk pelancong dari mancanegara.

Sayangnya, peningkatan jumlah wisatawan ke Rembang, belum berimbas pada kenaikan pendapatan asli daerah.

Namun, tumbuhnya sektor pariwisata, menurut Bupati, sudah memberikan efek bagi pendapatan masyarakat di kawasan objek wisata.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

 

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan